Budi Prodjonegoro Yokhu : Karya Bumi Raih Juara Pertama,  Borong Seluruh Kategori Lomba Kampung

0
492
Kepala Distrik Namblong, Budi Prodjonegoro Yokhu ketika memberikan piagam penghargaan kepada Kepala Kampung Karya Bumi, Rasino yang keluar sebagai juara pertama pada lomba Kampung se-Distrik Namblong, belum lama ini Rasino Kepala Kampung Karya Bumi Ditetapkan Sebagai Kepala Kampung Terbaik se-Distrik Namblong. (Irfan /HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Dalam lomba Kampung se-Distrik Namblong pada tahun 2018 ini, Kampung Karya Bumi berhasil menjadi juara pertama menyisihkan 9 (Sembilan) kampung lainnya yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 Tahun 2018.

Hal itu disampaikan Kepala Distrik Namblong, Budi Prodjonegoro Yokhu, beberapa waktu lalu dalam keterangannya kepada wartawan harian ini.

Dijelaskannya, bahwa keputusan tersebut berdasarkan penilaian yang yang dilakukan dari tahun 2017 lalu oleh tim penyeleksi.

Adapun kategori penilaian yang jadi acuan penetapan kampung terbaik tersebut, diantaranya pertama adalah kegiatan pengelolaan ADD, ADK dan Prospek, kedua adalah beroperasi atau beraktivitasnya perkantoran kampung, ketiga adalah kampung terbersih dan kepala kampung terbaik, papar Kadistrik Namblong, Budi Prodjonegoro Yokhu.

Tim pelaksana penilaian, kata Budi sudah mulai bekerja sejak tahun 2017 lalu, yang didalamnya terdiri dari unsur Pimpinan Distrik.

“Dari hasil penilaian kurang lebih selama satu tahun itu, tim penilai akhirnya menyimpulkan bahwa Kampung Karya Bumi memang layak diberikan predikat terbaik 1 se-Distrik Namblong,” katanya.

“Jadi, khusus untuk lomba Kampung dengan kategori pengelolaan dana ADD, ADK dan Prospek serta Kepala Kampung Terbaik ini dinilai dari tahun 2017 lalu. Sedangkan untuk pengumumannya itu dilakukan bertepatan dengan momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun 2018,” sambung Budi Prodjonegoro Yokhu.

Dirinya menuturkan, melihat belum optimalnya pengelolaan dana ADD, ADK dan Prospek di Kampung, belum berfungsinya Kantor Kampung dengan baik dan juga kebersihan serta penataan kampung dengan baik, maka peran Kepala Kampung menjadi sentral sebagai agen perubahan di Kampung dalam mendorong masyarakat berpartisipasi guna membangun kampung.

“Oleh karena itu, kami dalam hal ini Pemerintah Distrik Namblong menggunakan pendekatan yang merupakan kiat kami untuk memacu mengoptimalkan kampung-kampung dalam mengelola dana ADD, ADK dan Prospek, kantor kampung berfungsi dengan baik. Sehingga manajemen kampung dapat berjalan sesuai dengan Tupoksinya,” tuturnya.

“Kadistrik Budi Prodjonegoro Yokhu mengatakan, Kepala Kampung terbaik yang masuk nominasi penilaian yakni, Rasino (Karya Bumi), Yuliana Hamong (Hanggay Hamong), Uselina Massa (Sanggai) dan Derek Irab (Sarmai Atas). Maka yang keluar sebagai Kepala Kampung terbaik adalah Rasino selaku Kepala Kampung Karya Bumi.

“Dalam penilaian kepala kampung terbaik itu indikatornya kepemimpinannya di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Yang mana, terbagi dalam 20 sub indikator yang di komulatifkan dengan penilaian pengelolaan dana ADD, ADK dan Prospek di Kampung, beraktivitasnya perkantoran kampung serta kebersihan dan penataan kampung. Sehingga yang terpilih dalam lomba kampung ini betul-betul sangat terseleksi dengan baik dan berkualitas,” katanya.

Lebih lanjut Kepala Distrik Namblong, Budi Prodjonegoro Yokhu berharap dengan adaya penetapan Kampung Karya Bumi jadi Kampung Terbaik, mudah-mudahan bisa menjadi pemicu bagi kampung-kampung lain.

 

 

“Kami dari Pemerintah Distrik Namblong harap agar kampung-kampung yang lain menjadi pemicu semangat. Supaya di tahun depan dapat menjadi yang terbaik pada lomba kampung tingkat Distrik Namblong,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Karya Bumi Rasino, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena telah mendapat kepercayaan dan ditetapkan menjadi Kampung Terbaik se-Distrik Namblong.

Kita sangat bersyukur karena ditetapkan sebagai kampung terbaik tahun 2018. Ini tentunya berkat kerjasama antara pemerintah kampung dan masyarakat, ujar Kakam Rasino. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here