ASN  Papua Kam Kerja Saja, Jangan  Terpengaruh  Isu  Pergantian  Kepala OPD

0
360
Aparatur Sipili Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. (Erwin /HPP)
Asisten Bidang Umum Setda Papua, Elysa Auri, saat diwawancara. (Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Tak sampai sebulan, gubernur dan wakil gubernur Papua definitif bakal dilantik di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo. Meski begitu, isu pergantian kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi pun sudah berhembus kencang.

Berkenaan dengan hal itu, Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri berharap,  agar para aparatur sipil negara (ASN) di lingkugan pemerintah provinsi, tetap bekerja profesional dan tak terpengaruh dengan isu-isu tersebut.

“Sebab jika kita terpengaruh maka justru hal itu yang akan membuat menjadi tidak berkembang dan tak disiplin dalam bekerja. Isu demikian pula dikhawatirkan menimbulkan beban kerja yang ditakutkan bisa menciutkan semangat ASN dalam bekerja”.

“Makanya, saya minta tetap bekerja saja, sebab rejeki sudah diatur oleh Tuhan. Intinya, kalau Tuhan sudah pastikan jalan hidup kita,mau sekeras apapun pasti akan berjalan baik. Untuk itu, saya minta tetap fokus dalam bekerja,” terang dia Jayapura, kemarin.

Disampaikan, baru-baru ini Provinsi Papua telah melaksanakan Pilkada dengan aman dan lancar. Dia mengapresiasi masyarakat dan ASN serta semua pihak yang mewujudkan Pilkada damai.

Kendati demikian, dia berharap seluruh alat komunikasi yang dimiliki ASN tak digunakan untuk menyebar isu pergantian kepala OPD, hingga membuat situasi pelayanan pemerintahan dan pembangunan berjalan tak maksimal.

“Sebab tindakan seperti itu bisa berdampak negatif pada dirinya sendiri tetapi juga orang lain. Sebab seluruh ASN ini adalah abdi negara yang fokus dan tujuan utama keberadaannya adalah untuk melayani masyarakat.

“Makanya saya minta kita benar-benar tak menyebar isu-isu yang justru kita pun bisa terkena sanksi apabila informasi yang disampaikan tak benar,” terang dia.

Ditambahkan, saat ini sudah dibentuk tim yang oleh dari badan siber dan sandi negara, yang memantau aktivitas kirim mengirim pesan dalam rangka pilkada serentak di Papua.

Oleh karena itu, ASN diimbau untuk dapat menahan diri serta menggunakan alat komunikasi sesuai dengan peruntukannya. (Win / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here