BKKBN Papua Fokus Pemantapan Program

0
842
Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar, SE, M.Si, saat diwawancara. (Fransisca LintasPapua.com)

 

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – BKKBN Provinsi Papua lebih memantapkan diri memyampaikan seluruh programnya, agar keluarga Papua mampu hidup berkualitas (sehat, bahagia dan sejahtera) dan menyampaikan KB tidak membatasi jumlah anak, Maka dari itu BKKBN terus berkarya, mengevaluasi menyampaikan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di tingkat Kabupaten/Kota di Papua.

Kepala BKKBN Provinsi Papua,
Charles Brabar, SE, M.Si. Mengatakan, bahwa saat ini BKKBN sedang melaporkan kegiatan semester satu di Papua, melaksanakan evaluasi penerapan program pada Kabupaten, kota khusus Papua

Kami sedang melaksanakan evaluasi pelaksanaan laporan penyerapan angaran dan program yang Sudah di terapkan. Untuk evaluasi semester satu mengikuti tingkat nasional, melaksanakan program secara masksimal, melakukan program Presiden yaitu Nawacita. Kami melaksanakan program sesuai rencana, berindikasi program perkembangan Kependudukan dan keluarga, BKKBN menjadi badan Kependudukan Nasional, banyak sosialisasi keluarga berencana. seluruh program ini harus berkualitas.” Katanya usai Teleconference bersama BKKBN RI.

Charles juga menjelaskan bahwa saat ini BKKBN lebih mengutamakan pada kualitas, juga masalah kesehatan mengharapkan ibu menjadi sehat, anak dan keluarga sehat di seluruh Papua

Agenda selanjutnya BKKBN akan mengadakan evaluasi pada hasil kerja program BKKBN pada setiap Kabupaten yang sudah menerima program KKBPK ungkap Charles

“Kita datang kan datang kan Kabupaten- Kabupaten untuk evaluasi kampung KB pada tanggal 20 September 2018. kita di Papua akan terus berusaha bagaimana meningkatkan kualitas lebih di utamakan, harus berdampak pada kesejahteraan keluarga Indonesia.Kita akan kembang kan program benar-benar di jalankan. Ada beberapa wilayah mengalami keterlambatan menyangkut kesiapan pemerintah daerah,”  pungkasnya. (Fransisca)

BKKBN berjuang dengan berbagai strategi apapun seperti kearifan lokal bahkan program kroyokan. agar program ke masyarakatan membuka peluang program merasuk kedalam masyarakat Papua.(Fransisca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here