Wali Kota BTM Tegaskan Peran Perempuan Bukan Untuk Dibedakan

0
127

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Wali Kota Jayapura resmi membuka Workshop kesetaraan Gender dan pemberdayaan perempuan orang asli Papua bagi delapan Kampung di Tobati.

Adapun kegiatan berlangsung dengan tema Kesetaraan Gender: peran antara laki-laki dan perempuan yang seimbang, bertempat di Halaman Gereja Via Dolorosa Tobati, kegiatan ini sebuah karya hasil inisiatif DP3 dan KB kota Jayapura, Selasa (28/8/2018).

Rangkaian kegiatan ini akan dilaksanakan masing-masing kampung selama dua hari, di ikuti 224 peserta setiap kampungnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kota Jayapura, Betty Pui, menyampaikan laporan kegiatan sekaligus mengajak semua pihak mendukung persamaan hak antara laki-laki dan Perempuan.

“Kegiatan ini merupakan evaluasi untuk perempuan adat, serta memberikan pembantuan bagi ibu, juga menyediakan forum bagi anak. Selain itu alokasi dana desa bagi anak dan Wanita, adanya peningkatan kesetaraan Gender laki laki dan perempuan. Yang utama disini adalah pemberdayaan peningkatan pengetahuan Wanita.”Tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM. mendukung sepenuhnya program ini, karena meningkatkan kualitas Wanita,  agar mampu berkarya seperti kaum Bapak.

“Perempuan ada untuk tidak di beda-bedakan, perempuan punya kelebihan dan harus di hargai. Harus sama sejajar dengan laki-laki, tapi tetap menghargai adat, program ini di buat agar mereka dapat menghargai diri mereka sendiri, beretika wanita asli Port Numbay, menjadi aspek yang penting, semua laki-laki dan perempuan bisa di libatkan dalam prinsip nasional, ini fakta, juga menjadi salah satu strategi pembangunan mampu mengurangi kemiskinan,” katanya .

Sebelum makan siang Wali Kota Jayapura mengajak seluruh peserta untuk mengutamakan hidangan lokal Jayapura.(Fransisca Joumilena)