JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Hery Dosinaen mengakui, tantangan di bidang tata kelola pemerintahan kedepan bakal semakin kompleks. Oleh karenanya, pejabat pimpinan tinggi pratama harus siap dan memiliki strategis yang semakin baik.

Hal demikian bertujuan agar tak tertindak dan tertinggal dalam kemajuan zaman, guna menjawab tuntutan masyarakat yang juga semakin rumit.

“Makanya untuk menjawab tantangan tersebut, salah satu upaya yang dilakukan adalah pendidikan dan pelatihan tingkat II bagi jabatan tinggi pratama atau pejabat adminitrator. Pun begitu, diharapkan pelaksanaan diklat kepemimpinan tingkat II jangan hanya dijadikan sebagai syarat untuk duduk jabatan”.

“Melainkan hendaknya dijadikan sebagai kesempatan menambah kapasitas maupun kompetensi dibidang tugas masing-masing,” terang Sekda Hery pada pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat II di lingkungan Pemprov Papua, kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara RI, Jumat (24/8/2018), di Jayapura.

Sementara menyikapi tantangan itu, dia berharap ada terobosan dan inovasi yang dilakukan guna mewujudkan hadirnya strategi baru kemajuan organisasi. Sebab keberadaan pejabat tersebut, dituntut melakukan perubahan yang dapat membawa organisasinya pada langkah-langkah kemajuan yang lebih mapan.

Sehingga hasilnya dapat dirasakan manfaatnya bagi organisasi, pemerintah daerah, stake holder dan masyarakat luas.

“Makanya saya harap agar peserta diklat kepemimpinan II serius dan sungguh-sungguh dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran. Sebab selama mengikuti diklat ini saudara dibebaskan dari semua tugas-tugasnya untuk sementara waktu”.

“Saya menuggu karya nyata dari saudara berupa inovasi dan terobosan nyata untuk nantinya dituangkan dalam proyek perubahan yang saudara buat. Baik dalam jangka pendek, menengah dan panjang, guna meningkatkan pelayanan di Jayapura,” harap dia. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)