Juli Ratnaningrum Anderi : KDRT Berkorelasi Dengan Kesejahteraan Keluarga

0
351
Kepala DPPPA Keerom, Juli Ratnaningrum Anderi, SE, MMP. (Arif/ HPP)
Pemerintah dan Masyaraat saat Jalan Santai HUT Keerom beberapa waktu lalu. (Arif /HPP)

Kadinas DPPPA Keerom Akui Angka KDRT di Tahun 2018 Meningkat

KEEROM (LINTAS  PAPUA) – Kepal Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Keerom, Juli Ratnaningrum Anderi, SE, MMP,, mengatakan, bahwa angka KDRT di Keerom termasuk cukup tinggi. Bahkan ia menyebut untuk tahun 2018 ini terkadi peningkatan kasus KDRTY yang ditangani pihak TP2TP2A.

‘’Memang untuk KDRT di tahun 2018 ini ada kecenderungan meningkat. Dan perlu kita pahami bahwa kasus KDRT ini bukan hanya terhadap suami dan istri, karena kekerasan terhadap anak juga merupakan KDRT,’’ ujar Juli Ratnaningrum Anderi, kepada wartawan di Keerom, kemarin.

Ia juga mengemukakan,  bahwa memang ada kecenderungan peningkatan kasus KDRT dan kasus-kasus tersebut ditangani oleh TP2TP2A. ‘’Sejumlah kasus tersebut memang dalam penanganan dan dari pemantauan kami memang ada korelasi antara banyaknya kasus KDRT dengan tingkat kesejahteraan keluarga dibidang ekonomi,’’tambahnya.

Juli Ratnaningrum Anderi menambahkan,  bahwa bilamana masalah ekonomi masih membelit keluarga maka kecenderungan terjadinya KDRT juga meningkat. ‘’karena kesulitan ekonomi keluarga adakalanya anak terpaksa untuk membantu mencari uang untuk membantu ekonomo keluarga, padahal ini juga adalah KDRT,’’tambahnya lagi.

Dirinya berharap, agar masalah KDRT ini dicarikan jalan keluar atau akar masalahnya untuk bisa menekan angka KDRT di Keerom.

‘’Melihat dari kasus KDRT ini ada korelasi antara kebutuhan ekonomi maka tentunya kita harapkan ada usaha dari lintas sector lain untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat karena dengan kesejahteraan keluarga yang terjamin maka kemungkinan KDRT akan mengalami penurunan,’’pungkasnya.  (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here