Bupati Mathius  Awoitauw Bersama Warga Kampung Puay Panen Cabai

0
701
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, didampingi Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura Adolf Yoku, S.P., M.M., Kepala Distrik Sentani Timur Steven Ohee, S.IP., dan sejumlah tamu undangan serta kelompok tani Iygwa saat melakukan panen perdana Cabai di Kampung Puay, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Sabtu (18/8/2018). (ISTIMEWA)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Kelompok Tani (Keltan) Iygwa Kampung Puay, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, melakukan panen perdana cabai seluas satu hektar, Sabtu (18/8/2018) siang pekan kemarin.

 

Panen perdana cabai yang dihadiri langsung oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., merupakan program pengembangan budidaya cabai keriting dan cabai rawit yang dilakukan oleh Kelompok Tani (Keltan) Iygwa di Kampung Puay, Distrik Sentani Timur sebagai penerima program pengembangan kawasan komoditas cabai yang bersumber dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortiklutura (TPH) Kabupaten Jayapura.

 

Hadir dalam acara panen bersama kegiatan pengembangan kawasan komoditas cabai tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Jayapura Adolof Yoku, S.P., M.M., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura Ir. Tasrief Tayeb, Kepala Distrik Sentani Timur (Kadistrik Sentim) Steven Ohee, S.IP, sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemkab Jayapura, petugas benih unggul panah merah dan seluruh anggota keluarga kelompok tani Iygwa.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E, M.Si, merasa bangga melihat keberhasilan pelaksanaan program pengembangan budidaya berbagai komoditas cabai di Kabupaten Jayapura, khususnya di lahan seluas 1 hektar milik kelompok tani Iygwa Kampung Puay.

“Ini baru pertama kita mulai, dan pasti hati kita juga belum mantap. Apakah usaha ini bisa menghidupkan masa depan kita atau bagaimana nantinya. Karena kebiasaan kita, budidaya itu bukan dunia kita. Biasanya kita itu petik saja, makan, dan pergi cari lagi lalu petik, karena biasanya alam yang menyediakan. Tetapi hari ini (Sabtu, 18/8) tidak, kita harus merawat mulai dari pembibitan sampa panen hingga pascapanen,” ucapnya.

 

Mathius menceritakan, umumnya budidaya ini pekerjaan yang perlu kesungguhan hati dan juga ketelitian. Karena itu, harus terus berjuang dan jangan sampai ada kata mengeluh.

 

“Jadi, jangan ada yang bilang ini pekerjaan repot sekali. Kita biasanya bangun pagi, kita pergi ambil langsung makan. Nah, saya pikir ini memang kita masuk dalam satu kehidupan usaha yang budidaya, yakni kita harus perlahan-lahan bisa berubah baik, merubah cara hidup, cara kerja dan harus terencana untuk menghitung segala sesuatu untuk masa depan yang pasti,” imbuhnya.

Terkait program pengelolaan lahan tidur, Mathius berharap semua pihak terkait juga bisa terus bersinergi dalam melahirkan berbagai program inovatif dan produktif. Demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Bumi Khenambay Umbay, sehingga manfaatnya bisa betul-betul dirasakan oleh seluruh masyarakat.

 

“Kami ingin semua pihak memberikan pokok-pokok pikiran berupa visi misi untuk bersinergi dengan apa yang ada di sekeliling kita. Jangan dituntut dari waktu ke waktu, itu selalu begitu terus dan tidak pernah ada perubahan,” paparnya.

 

Inilah yang kita harapkan ke depan karena orang lain cepat sekali berkembang, dan apa yang kita mulai lakukan hari ini maka saya yakin kalau kita kompak ini akan menghidupkan masa depan kita untuk anak-anak maupun segala sesuatunya. Mudah-mudahan semua ini menjadi sebuah berkat yang baik dorongan semua pihak, harap Mathius Awoitauw.

 

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Jayapura Adolof Yoku, S.P, M.M., mengatakan, tanaman komoditas cabai yang di panen oleh Bupati Jayapura itu mulai ditanam pada bulan Mei 2018 lalu dan hasilnya cukup menggembirakan.

 

Menurut Adolof Yoku, cabai itu diusahakan oleh kelompok tani Iygwa Kampung Puay itu merupakan binaan dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH). Pada lahan di Kampung Puay, petani menanam berbagai komoditas cabai seperti cabai keriting, cabai rawit dan juga cabai besar di lahan seluas 1 hektar milik Kelompok Tani Iygwa Kampung Puay.

 

Buahnya juga besar, dan ada cabai keriting jenis matahari, juga cabai rawit jenis matahari. Jadi, ada tiga jenis tanaman cabai yang mereka tanam beberapa waktu lalu, terang pria yang pernah menjabat sebagai Kepala SPMA Pertanian di Kampung Harapan itu. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here