HUT Ke-73 RI, Pemkot  Jayapura Terus Tingkatkan Pembangunan Masyarakat

0
469
Suasana upacara pengibaran bendera merah putih tingkat Pemkot Jayapura di Lapangan Lantamal X Jayapura. (Elsye/HPP)
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., dalam sebuah rutinitas melayani masyarakat 14 Agustus 2018. (Foto Owen Humas )

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Dengan mengacu pada tema nasional HUT ke-73 RI yaitu Kerja Kita Prestasi Bangsa, perayaan upacara hari kemerdekaan Indonesia di tingkat Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura berjalan aman dan hikmad. Adapun puncak peringatan detik-detik proklamasi ditandai dengan dentuman TNT sebanyak 17 kali,  bertempat di Lapangan Lantamal X Jayapura, Jumat (17/8/2018).

Selanjutnya, sesuai tema nasional kemerdekaan tahun ini dan sub tema ‘Dengan semangat kemerdekaan ke-73 RI kita tingkatkan kinerja, inovasi, kreatifitas dan prestasi membangun kota yang beriman untuk kemuliaan Tuhan’, Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM selaku inspektur upacara, mengaku akan terus meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat diberbagai bidang, seperti di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi kerakyatan dan pemerintahan yang baik dan bersih, guna mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kota Jayapura dalam bingkai NKRI.

 

Dalam kesempatan itu, Mano menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Pusat yang telah memberikan perhatian dengan baik, yakni di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang telah melakukan perubahan di bumi cenderawasih khsususnya di Kota Jayapura dengan luar biasa yang dimulai dari daerah Perbatasan RI-PNG yakni pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Pasar Mama-Mama Papua, Jembatan Hamadi-Holtekamp yang dinamai Jembatan Youtefa, Pasar Kelapa Dua Entrop dan Terminal Tipe A Entrop.

“Mari kita terus lanjutkan pembangunan ini sebagai bangsa yang besar yang selalu menghargai jasa-jasa para pahlwawannya. Jangan kita bertanya apa yang negara berikan kepada kita, tapi kita harus bertanya pada diri kita apa yang kita berikan kepada negara atau daerah kita,” ucap Mano kepada awak media usai upacara pengibaran bendera merah putih.

“(Keberadaan jembatan) akan mengendalikan laju perkembangan Kota Jayapura di bagian Barat yang berupa pegunungan dan sangat beresiko merusak hutan sebagai wilayah tangkapan air bagi keberlanjutan Kota Jayapura,” jelas Menteri Basuki, saat meninjau lokasi pembangunan Jembatan Holtekamp, Papua, Sabtu (17/03/2018). (Foto Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Dibangunnya Jembatan Youtefa, selain memperlancar konektivitas akan mendorong pengembangan wilayah Kota Jayapura ke Timur yakni ke arah Skouw. (Foto Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)

Dengan demikian, di usia RI ke-73, dia berharap agar pembangunan masyarakat terus ditingkatkan, agar masyarakat dapat terlayani dengan baik terutama dalam menerima pelayanan dasar dibidang pendidikan, kesehatan, sosial dan keamanan, sehingga kehadiran pemerintah ditengah-tengah masyarakat dapat membeikan solusi yang cepat, tepat dan efektif melalui percepatan pembangunan. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here