Tampak Bupati Waropen, Yermias Bisai, memberikan arahannya pada seluruh OPD di aula gedung merpati pekan kemarin, dalam sebuah kegiatan yang berbeda. (AF/HPP)

WAROPEN  ( LINTAS  PAPUA) – Sebanyak 34 kampung di Waropen dalam waktu dekat ini akan menikmati Program Papua Terang 2020 (PPT20),lewat kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang bekerja sama dengan bebera Universitas mendukung Papua Terang untuk menaikkan rasio elektrifikasi (RE) di Papua.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh Silvester Vani T Manjer PLN Rayon Serui saat ditemui kemarin usai melakukan pertemuan bersama dengan pemerintah Daerah di ruang rapat Sekda, Selasa (14/8/2018) kemarin, dirinya mengungkapkan bahwa program ini direspon baik oleh Pemerintah Kabupaten Waropen terlihat dalam petermuan dihadiri langsung oleh Bupati Waropen Yermias Bisai,S.H, didampingi Wakil Bupati Hendrik Wonatorey,S.Sos dan beberapa pejabat lainnya.

 

Dijelaskan, bahwa ada dua tim berasal dari posko nabire yang akan melakukan survei, dimana hasil dari survei ini akan menentukan wilayah tersebut pembangkit listrik jenis apa yang cocok untuk dibangun, seperti pembangkit PTLT atau PLTD, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat selama ini adalah terang di malam hari bisa dirasakan lewat bantuan pemerintah ini.

Tampak Wakil Bupati Waropen, Hendrik Wonatorey didampingi kepala dinas pendidikan Maria Duwiri dan Plt Asisten 3, Nelson Sasarari, dalam sebuah kegiatan yang berbeda. (AF/HPP)

Lanjut dikatakan, dari 34 kampung terletak di empat distrik yakni,Distrik Risei Sayati 10 kampung, Masirei masirei 9 kampung , Inggerus 7 kampung , dan oudate 8 Kampung. Diharapkan, masyarakat yang ada di 34 kampung sebagai pemenerima manfaat dari program ini untuk selalu memberikan dukungan kepada tim saat dilapangan, sehingga apa yang menjadi harapan untuk bisa menerima listrik bisa tercapai.

 

“Terhitung muulai hari ini sasmpai pada hari ke sepuluh, tim akan melakukan survei di empat distrik didampingi oleh Koramil 1709 Yapen Waropen” tutup silvester. (FA / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)