26 Siswa Provinsi Aceh Bersih – Bersih di Pantai Dok II Jayapura

0
410
26 Siswa Provinsi Aceh saat membersihkan Pantai Dok II. (Tania /HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) –  Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap lingkungan kota Jayapura, ada sekitar 26 peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dari Provinsi Aceh melakukan bersih-bersih di sepanjang pantai Dok II Jayapura Selasa (14/8) pagi hari.

 

Junior Officer CSR dan SMEO PT Pertamina MOR VIII Maluku-Papua,  Ahmad Adi Suhendra menjelaskan, melalui program siswa mengenal Nusantara 2018 pihaknya mendatangkan SMN Aceh untuk memperkenalkan budaya yang ada di Provinsi Papua.

 

“Agenda pertama kami bersih-bersih di pantai Dok II, setelah itu kami akan kunjungi Hutan Mangrove di Pantai Hamadi sekaligus memberikan edukasi flora dan fauna yang langka di Provinsi Papua,” jelasnya kepada HPP usai foto bersama.

 

Kata Ahmad 26 siswa ditambah 4 pendamping dari Aceh itu juga akan diajak untuk mengunjungi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kerajinan kulit kayu di Sentani, setelah itu juga diagendakan untuk mengunjungi ke salah satu SMA yang ada di kota Jayapura untuk menyaksikan penampilan dari budaya-budaya Papua, salah satunya tarian Yospan dan acara bakar batu yang sudah dipersiapkan dari pihak sekolah tersebut.

 

Menariknya, 26 siswa asal Aceh yang sudah tiba di Jayapura sejak tanggal 11/8 lalu akan di inapkan di rumah warga asli Papua, tujuannya agar siswa tersebut bisa berinterkasi langsung dengan orang Papua yang aka menjadi orang tua asuh mereka.

 

“Tuan rumah inilah yang akan menjadi orang tua angkat siswa Aceh ini selama disini, jadi nanti satu rumah ada 2-3 anak akan tinggal bersama, sekitar 2 sampai 3 hari jadi dari situ mereka akan lebih mengenal orang Papua itu seperti apa, budaya mereka itu seperti apa dan keseharian orang Papua itu seperti apa,” jelasnya.

 

Dalam waktu dekat pihaknya beserta SMN ini akan melakukan kunjungan ramah-tamah dengan Walikota Jayapura dan Gubernur Papua.

 

“Kami akan ke rumah dinas Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano dan Kediaman Pejabat Gubernur Papua, Soedarmo, setelah itu tanggal 18 mereka akan kembali ke Aceh, puncaknya tepat 17 Agustus kami akan melaksanakan pelepasan siswa Aceh ini oleh Direktur Utama kami,” paparnya. (Nia/ Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here