Pemkab Jayapura Dukung Program WWF Lakukan Konservasi Lingkungan

0
75
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si. (Irfan/HPP))
Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, dalam sebuah kegiatan. (Irfan/HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA)  –  World Wildlife Fund (WWF) Papua dalam melakukan konservasi lingkungan di Kabupaten Jayapura, guna menjaga keseimbangan alam dan ekosistem yang terdapat di hutan-hutan Bumi Khenambay Umbay mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura.

Hal ini dikatakan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro pada acara peresmian Gedung Holey Narey milik WWF, di Pos 7 Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (8/8/2018) kemarin pagi yang mengatakan, pemkab mendukung program konservasi lingkungan tersebut.

Program konservasi lingkungan di WWF itu perlu kita kerjakan secara bersama demi keberlangsungan kehidupan generasi penerus, ujar Wabup Giri Wijayantoro.

Lanjut, keseriusan Pemerintah Kabupaten Jayapura memperhatikan soal konservasi lingkungan dapat terlihat dari adanya salah satu hutan adat di Kampung Rephang Muaif, Distrik Nimbokrang, yang di jadikan sebagai hutan ekowisata yang pengelolaannya di lakukan oleh masyarakat setempat.

Dirinya menegaskan, menjaga keseimbangan alam dan lingkungan bagi  keberlangsungan kehidupan manusia itu sangat dibuthkan. Sebab itu, sebeblum terlambat harus ada tindakan konkrit dari semua pemerhati lingkungan untuk menyatakan komitmen menjaga dan memelihara lingkungan.

Menurutnya, sebagian besar wilayah Kabupaten Jayapura memiliki hutan yang luas. Tentunya, dalam kawasan hutan itu terdapat berbagai macam ekosistem yang perlu di jaga. Untuk itu, semua komponen masyarakat di daerah ini harus bertanggungjawab menjaga hutan.

Kami juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah warga Kabupaten Jayapura yang dengan kesadaran sendiri telah berusaha melindungi hutan dengan mengelola secara baik untuk kepentingan banyak orang seperti di Kampung Rephangg Muaif, ucapnya.

Disinggung mengenai upaya konkrit dari pemerintah Kabupaten Jayapura dalam menjaga kawasan Cagar alam Cycloop (CAC), Wakil Bupati Jayapura menjelaskan bahwa, pemerintah melalu perangkat daerah telah melakukan penertiban dengan cara penyampaian himbaun kepada warga yang bermukim sekita kawasan CAC untuk mengurangi perambahan hutan.

Tidak hanya sebatas himbau, kami juga bekerjasama dengan pihak TNI/Polri dan juga kelompok pemerhati lingkungan lainnya melakukan penanaman pohon di kawasan CAC guna mengatasi lahan kritis, ungkapnya.

Tetapi, lanjut Wabup, semua upaya pemerintah itu hendaknya di sambut atau diikuti oleh masyarakat, supaya kawasan CAC yang kaya dengan ekosistemnya dapat terpelihara dengan baik serta kedepan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah ini. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)