Edukasi Konservasi Cagar Alam Cycloops, Anni Rumbiak Resmikan Holey Narey

0
54
Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Anni Rumbiak mengatakan, gedung Holey Narey yang baru diresmikan jangan dilihat dari fisiknya saja. (Irfan/HPP)
Suasana Jumpa Pers. Gedung Holey Narey ini diambil dari Bahasa Sentani yang artinya, Semua Makhluk Hidup yang Tinggal di Lingkungan Hidup yang Nyaman. Dalam acara peresmi gedung Holey Narey ini juga dihadiri Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, pemerhati lingkungan dan juga komunitas peduli lingkungan. (Irfan / HPP)

Gedung untuk Pusat Pembelajaran dan Pengembangan Edukasi Pendidikan Lingkungan Guna Mendukung Upaya Konservasi Lingkungan

SENTANI (LINTAS  PAPUA)  –  Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Anni Rumbiak, meresmikan  gedung Holey Narey milik WWF Papua, Rabu (8/8/2018) pagi.

Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Anni Rumbiak mengatakan, gedung Holey Narey yang baru diresmikan jangan dilihat dari fisiknya saja. Tetapi, bagaimana anak-anak muda bisa menyelamatkan Cagar Alam Cycloops (CAC) dan juga melestaikan Danau Sentani melalui WWF.

Jadi, kehadiran WWF ini sangat membantu pemerintah daerah memjaga cagar alam (CAC). Kami dari pemerintah daerah akan memberikan kontribusi bagi pihak WWF dalam menjaga lingkungan cagar alam di tanah Papua ini. Karena dengan WWF sangat memudahkan kami di pemerintah, ujar Anni Rumbiak dalam sambutannya pada acara peresmian Gedung Holey Narey Milik WWF, di Pos 7 Atas Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (8/8/2018) pagi.

Dengan adanya WWF, juga dapat menjaga cagar alam di Kabupaten Jayapura maupun di Provinsi Papua, tandasnya.

Gedung Holey Narey ini diambil dari Bahasa Sentani yang artinya, Semua Makhluk Hidup yang Tinggal di Lingkungan Hidup yang Nyaman. Dalam acara peresmi gedung Holey Narey ini juga dihadiri Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, pemerhati lingkungan dan juga komunitas peduli lingkungan.

Sekedar diketahui, di dalam gedung itu terdapat Learning Center yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan edukasi untuk pendidikan lingkungan hidup, sosial budaya dan kemasyarakatan yang mendukung upaya konservasi di Tanah Papua. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)