Darurat Penambang Ilegal,  Gubernur Soedarmo Segera Tinjau Korowai

0
341
Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo., dalam sebuah kegiatam. (Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo mengaku, akan segera meninjau penambangan emas ilegal di wilayah Korowai, yang dilaporkan telah sangat meresahkan masyarakat bahkan mengancam jiwa.

Ancaman itu, berupa bahaya zat merkuri bagi masyarakat yang dapat merusak rantai makanan, keracunan logam berat, kelumpuhan, kerusakan otak, organ tubuh, penyakit syaraf hingga berujung kematian.

“Terkait Korowai saya akan cari waktu yang pas untuk mengecek kesana bersama Pangdam dan Kapolda. Sebab soal penambangan liar di wilayah Korowai, saya juga sudah mendapat informasi”,” ujar Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo, di Jayapura, Senin (6/8/2018).

“Saya punya orang di Korowai yang lebih lengkap melapor. Mereka menyampaikan ada bukti fisik seperti foto sampai dengan video di lokasi (penambangan ilegal). Bahkan ada yang menggunakan helikopter dan stand by di Kabupaten Yahukimo,”jelasnya.

Sementara berkaitan dengan surat Pendeta Trevor Johnson terkait adanya penambangan liar di wilayah hulu dari Danowage, Gubernur menyebut sudah membacanya. Hanya saja, sejak awal pihak aparat keamanan setempat sudah harus mengambil tindakan tegas, lebih khusus terhadap penambang ilegal.

Penambang Ilegal di Danuwage – Korowai

“Makanya saya juga sudah membuat surat ke Kapolda untuk bisa menertibkan aktivitas ilegal yang ada di Korowai bahkan di seluruh Papua. Supaya pencurian yang merugikan negara ini dihentikan. Sebab selain itu, ada dampak negatif yang muncul yaitu ke masyarakat,” jelas dia.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Papua Soedarmo minta kepada pihak kepolisian untuk segera menertibkan seluruh penambang ilegal yang berpotensi mencemari serta merusak lingkungan sekitar.

“Lebih khusus untuk untuk wilayah di Kabupaten Nabire, Waropen, dan Yahukimo (Korowai),” terang dia di Jayapura, kemarin.

Dia juga mengharapkan dalam waktu dekat Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk segera membentuk satuan tugas (Satgas) pengawasan penambangan ilegal di Papua. Satgas tersebut diharapkan melibatkan semua unsur, diantaranya MRP, DPRP, tokoh masyarakat serta tokoh adat yang diharapkan dapat berbicara dengan masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman terkait dengan upaya penambangan liar.

The Korowai of West Papua, Indonesia number about 2000 people. They live in small family groups in the lowland jungles. There staple diet is sago, made from the pulp of the sago tree, they are semi nomadic moving every few years once the sago trees around their home have all been felled. (ISTIMEWA)

Tak ketinggalan melibatkan pihak aparat hukum dan keamanan seperti kepolisian, kejaksaan, TNI dan lainnya.

Sebelumnya, Pendeta Trevor Johnson bersurat kepada Penjabat Gubernur Papua dengan isi diantaranya meminta penyelidikan dan penghentian penambangan emas ilegal di wilayah Korowai.  (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)