Aparat Keamanan Harus Bersatu Memburu Kelompok Sipil Bersenjata di Papua

0
199

Koordinator Nasional Gerakan Rakyat Cinta NKRI ( KOORNAS GERCIN NKRI ) mengeluarkan pernyataan atas berbagai kondisi sosial politik di Papua.

Kami Meminta Kepada Aparat Penegak Hukum Dalam Hal ini TNI/Polri Harus Bersatu Bersama Rakyat untuk Terus memburuh Kelompok Sipil bersenjata Yang sangat meresahkan masyarakat Papua seringkali melakukan teror teror bersenjata di wilayah Pegunungan Tengah Papua. Aparat Penegak Tidak usah takut dengan ancaman Kelompok Sipil bersenjata yang berada di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

Kami juga mengutuk keras aksi aksi yang di Lakukan oleh kelompok Sipil bersenjata Yang baru  – baru Ini yang Telah melakukan penembakan kepada dua Orang Aparat Polri di Kabupaten Puncak Jaya dan Mengakibatkan luka tembak .

Hal ini Juga boleh di sebut Pelangaran Ham Berat’ Karena Sudah melakukan upaya upaya Pembunuhan secara sistematis Kepada Aparat POLRI.

kami Juga Mendesak Untuk kiranya para aktivis aktivis HAM DPR Papua Tokoh adat Tokoh Agama serta elit elite Politik papua Juga Harus Bersuara Keras untuk Mengutuk Aksi Aksi tersebut , Jangan di Saat Aparat Keamanan dalam hal ini TNI-POLRI Memburuh pelaku penembakan di wilayah Pegunungan Tengah Papua malah di soroti akan Pelangaran Ham. Hal ini kan Tidak baik dan Tidak Jentelmen atau saya Juga menduga bahwa aksi aksi penembakan Tersebut sudah di seeting secara sistematis untuk mengacaukan Papua.

Kami juga melihat bahwa pemerintah setempat di Papua Sangat Apatis untuk bersama Sama menjaga stabilitas keamanan di Papua yang akhir akhir Ini terjadi penembakan Oleh kelompok Sipil bersenjatah sebab persoalan keamanan Itu bukan hanya tanggung jawab TNI/POLRI saja melainkan Juga Tanggung Jawab Kita Bersama. termasuk pemerintah setempat di wilayah Papua.

Untuk itu Kami meminta dengan sangat Kepada perintah setempat bersama TNI dan Polri Serta Tokoh Tokoh Papua,  tokoh Agama,  tokoh adat,  tokoh perempuan dll untuk bisa duduk bersama sama dalam mencari solusi Strategis dalam menyelesaikan persoalan Persoalan Papau yang semakin kompleks .

Dan jangan membuat rakyat kecil di PAPUA menjadi korban’ karena ada sebuah Kepentingan Politik yang berbeda.

Jakarta 3 Agustus 2018

HENDRIK YANCE UDAM
ketua Umum