Pemda Jayawijaya Kampanyekan Imunisasi Campak, Rubella, dan Polio

0
131
Pelaksanaan Imunisasi Campak dan Rubela di halaman Kantor Bupati Jayawijaya. (Vina/HPP)
Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital di antaranya meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan.(http://infoimunisasi.com/uncategorized/cegahcampakrubella/)

WAMENA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar Kampanye Imunisasi Campak, Rubella dan Polio, yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya, dalam apel pagi pada Kamis (02/08/2018).

Pencanangan kampanye imunisasi campak, rubella, dan polio ini dilakukan secara simbolis oleh Asisten II Setda Jayawijaya Yohanis Katoleng.

Dalam sambutannya, Yohanis Katoleng mengatakan bahwa kegiatan ini sangat  penting, karena melalui imunisasi dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan juga untuk memutuskan transmisi virus, menurunkan angka kesakitan dan angka kejadian  campak, rubella dan polio.

“Saya berharap. kegiatan yang sasarannya pada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun ini dapat dilakukan secara baik dan menyeluruh di Kabupaten Jayawijaya,” ungkapnya.

Sehingga dapat memberikan perlindungan bagi anak, dari kecacatan dan kematian yang diakibatkan pneumonia, diare, kerusakan otak, ketulian dan kelumpuhan.

Pada kesempatan tersebut,  ia juga mengajak seluruh ASN di lingkungan pemkab Jayawijaya agar meneruskan kampanye ini di keluarga masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan dr.Willy Mambiyeuw S.pB mengatakan, bahwa pencanangan baru dilakukan

sekarang, namun sejak tiga minggu lalu sudah dilakukan sosialisasi.

“Jadi setiap puskesmas kita sudah mulai dari kemarin (01/08), ada yang sudah mulai ke sekolah-sekolah, jadi sudah mulai berjalan dari kemarin,” katanya kepada wartawan.

Sedangkan untuk pendistribusian vaksin ke daerah-daerah terluar, telah didistribusikan sejak minggu lalu, seperti ke distrik Trikora, Walaik, dan Tailarek,

sedangkan untuk puskesmas dalam kota yang masih bisa dijangkau dengan kendaraan, itu juga sudah di distribusikan.

Sedangkan untuk vaksinasi yang akan dilakukan di sekolah-sekolah, diharapkan dilakukan oleh petugas fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Jadi sekolah-sekolah ini kita harapkan dari puskesmas yang akan ke sana. Misalnya Wamena Kota nanti  ada pendampingan dari puskesmas Wamena Kota jadi jalan

sambil sosialisasi dan berikan vaksin,” jelasnya.

Lanjut Kadis, sebelum pencanangan,  vaksinasi telah dilakukan disalah satu sekola dasar swasta di kota Wamena.

“Jadi memang bulan ini kita fokuskan untuk sekolah-sekolah, karena ada dua tahap yakni Agustus untuk sekolah-sekolah, September baru akan dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama,” ujarnya.

Manfaat dari vaksinasi jelas Willy, untuk memberikan kekebalan kepada anak terhadap penyakit campak, rubella, dan polio

“Manfaatya disitu, walaupun sudah dikasih  imunisasi apapun, tetap kita berikan, jadi bukan berarti tidak diberikan karena sudah pernah dikasih vaksin campak atau rubella atau polio, tetap diberikan,”paparnya.

Keuntungandari vaksin ini yakni bisa mencover rubella dan polio sehingga tidak perlu diberikan dobel. (Vin/nn / Koran Harian Pagi Papua)