HUT BNI Dimeriahkan  Siswa  TK Pertiwi IV Serui

0
52
Anaak - anak TK saat mendengar penjelasan dari pimpinan BNI Cabang Serui. (Seo)

SERUI (LINTAS  PAPUA) –    Memperingati HUT Bank Negara Indonesia (BNI) ke-72 tahun tanggal 5 Juli 2018 lalu, dan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2018 serta menyambut Pelaksanaan Asean Games di Jakarta,  BNI Cabang Serui  menggelar acara khusus dengan anak-anak TK Pertiwi IV dengan  tema kegiatan adalah ” BNI Hadir Untuk Anak Bangsa”.

Kepala Bank BNI Cabang Serui, Nitha Morin mengatakan,  bahwa  kegiatan yang digelar pihak bank adalah untuk memperkenalkan fungsi dan peran Bank dalam mendorong tumbuhnya minat menabung anak-anak sejak usia dini.

“Serta memberikan pemahaman tentang pentingnya kesadaran menabung bagi suatu masa depan yang pasti,” ujar Nitha Morin, di kantornya di Jalan Moh.  Yamin, Serui,  (24/7/2018)

 

Dikatakan, bahwa  kehadiran TK Pertiwi IV di BNI untuk memeriahkan HUT ke-72 tahun, sekaligus menyambut pelaksanaan Asean Games 18 Agustus 20182018, tapi juga hari anak Nasional.

“Kita berharap dengan peringatan hari Anak Nasional,  maka orangtua bisa memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak-anak mengingat masih banyak anak-anak yang kurang mendapat perhatian dari orangtua,” harapnya.

Sementara itu,  menyangkut thema BNI Hadir Untuk Anak Bangsa, maka pihaknya  memilih TK Pertiwi untuk terlibat langsung dalam aktivitas yang ada di Bank.

“Misalnya peran anak sebagai pegawai Teller, Customer Server (CS), satpan dan lainnya dengan tujuan memotivasi dan mengedukasi anak sejak dini sekaligus memperkenalkan program khusus BNI yaitu Program Tapus Anak dengan menggunakan ATM Bertema Asean Games,” Jelasnya

Sementara itu, Kepala TK Pertiwi IV Serui,  Astri Rosita Sarbini,  S.Pd.,  memberikan apresiasi atas  undangan BNI Cabang Serui,  karena dipandang positif bagi peserta didik.

“Dimana anak secara langsung dapat melihat cara kerja pegawai bank, sekaligus diajar menabung dan mencanangkan masa depan cemerlang, Untuk itu menabung bukan merupakan kegiatan sampingan,  namun menabung merupakan budaya dalam perilaku masyarakat, berbangsa dan bernegara dikemudian hari,”  tandasnya. (Seo /  Koran Harian Pagi Papua)