5000 Guru SMA/SMK Telah Terdata Pada Dispendikbud Papua

0
435
Kepala Dinas Pendidikan Papua, Elias Wonda, saat diwawancara. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, Elias Wonda, S.Pd.MH.. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) –  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, telah menyelesaikan pendataan dan pengawasan kepada seluruh guru-guru yang tersebar di dua puluh Sembilan kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua.

Dari total 5000 tenaga guru di Provinsi Papua, 4000 guru lebih telah disertivikasi, dan gajinya langsung dikirim melalu Bank ke masing-masing rekening guru.

 

Sementara 300 posisinya fungsional ke structural, karena ada yang meninggalkan tugas bertahun-tahun, ada yang meninggal dunia, ada yang suda pension dan ada yang pindah tugas ke luar Papua. Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, Elias Wonda, S.Pd.MH di ruang kerjanya belum lama ini.

Dirinya berharap dengan adanya pendataan yang baik, akan memudahkan pemerintah Provinsi papua, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan, untuk memberikan pelayanan yang baik dan tepat sasaran ke semua sekolah-sekolah yang ada, baik yang ada di perkotaan sampai ke pedalaman Papua.

“dari 4000 lebih yang suda terdata dengan baik dan benar, selanjutnya kami kerjasama dengan bank untuk kirim gajinya ke masing-masing rekening. Ini suda ditransfer ke setiap guru yang berada di seluruh Papua, yakni 29 Kabupaten dan satu kota,”bebernya.

Dinas pendidikan dan Kebudayaan berharap, pegawai atau tanaga pendidik diseluruh kabupaten/kota Provinsi Papua, dapat melaksanakan tugas dengan baik.

“kita tidak lagi main-main, saya himbau kepada kita semua untuk bekerja dengan sungguh-sungguh melayani masyarakat di Provinsi Papua, dengan visi dan misi pendidikan yang telah terpampang di setap sekolah, maka jangan kita santai-santai, jangan kita urus hal-hal yang tidak membawa kemajuan dan perubahan bagi anak-anak didik kita, sebaliknya mari kita kerja keras untuk meningkatkan mutu pendidikan mulai dari perkotaan sampai ke daerah pedalaman Papua,” ungkapnya. (napi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here