JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Pengprov PSTI Papua terus melakukan seleksi guna menyiapkan atlet yang berpotensial untuk kontingen Sepak Takraw Papua pada PON XX tahun 2020 di tanah Papua.

 

Kini PSTI Papua telah memiliki 18 atlet hasil pantauan tim teleskoting dari Kabupaten Sarmi, Nabire, dan Kabupaten/Kota Jayapura. “Untuk saat ini mereka masih status seleksi,” ungkap pelatih tim Sepak Takraw Papua, Ahmad Yamin saat di temui di Gor Cenderawasih Kota Jayapura, Kamis (19/7) sore kemarin.

 

Dikatakan Ahmad bahwa kurangnya ivent untuk cabor Sepak Takraw menjadi kendala mereka dalam menjaring atlet. “Sepak Tamraw di Papua memang peminat sangat minim, oleh karena itu kami harus turun ke daerah lain untuk menjaring atlet,” kata Ahmad.

 

Diungkapkan Ahmad bahwa, Sepak Takraw Papua dalam waktu dekat juga akan mengikuti Kerjus di Jakarat yang akan di laksanan pada tanggal 27 bulan Juli. “Kita akan ikut jika KONI memberikan rekomendasi,”

 

Sementara disinggung mengenai dengan target cabor Sepak Takraw ada ajang PON mendatang, Ahmad optimis bisa mendulang 1 medali emas melalui Sepak Takraw Putranya. “Kita tidak bisa muluk-muluk dulu, namun dengan 5 materi atlet PON Jawa Barat lalu kita optimis bisa meraih satu medali emas. Namun jika lebih itu akan lebih bagus lagi,” ujar Ahmad.

 

Untuk Venue sendiri, Ahkmad berharap Sepak Takraw bisa dilakasanakan di Kota Jayapura. “Kita ketahui bahwa untuk sementara, cabor Sepak Takraw akan di gelar Gor Uncen, namun ada agenda lain jika Sepak Takraw akan dipindahan ke Biak. Tetapi kami berharap bisa di gelar di Kota Jayapura,” tutupnya. (gsm/mas / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here