Masyarakat Khenambai Umbai  Butuh Kedamaian Untuk Hadirkan Kesejahteraan

0
345
Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro, didampingi Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura Adolf Yoku, S.IP, M.M., ketika menyerahkan secara simbolis alat mesin pertanian kepada perwakilan kelompok tani asli Papua, di Kampung Berap, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Kamis (19/7/2018). (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro menyebutkan kedamaian sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat guna menghadirkan kesejahteraan, terutama dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan di tengah-tengah  masyarakat di 19 Distrik untuk mewujudkan mandiri dan sejahtera di Bumi Khenambai Umbay.

 

 

“Hidup rukun dan damai diantara warga setempat dan juga hidup rukun dan damai dengan orang lain yang tinggal dan menetap dengan warga setempat itu merupakan modal dasar dalam menata pembangunan di Kampung Berap menuju kesejahteraan,” sebut Wabup Giri usai menghadiri pembukaan lahan sawah baru seluas 10 hektar sekaligus penyerahan alat mesin pertanian bagi para petani Orang Asli Papua (AOP) di Kampung Berap, Distrik Nimbokrang, Kamis (19/7) lalu.

 

 

“Kami berharap supaya kedamaian dapat tercipta dengan baik di kampung ini (Kampung Berap-red) supaya potensi pertanian, perikanan, pariwisata dan sejumlah potensi lainnya dapat di kelola sepenuhnya untuk kemakmuran masyarakat,” lanjutnya.

 

 

Menurut Giri, ketersediaan Sumber Daya Alam (SDA) sangat banyak hanya saja untuk mengelola menjadi sumber pendapatan bagi warga dibutuhkan korelasi antara warga kampung dan juga orang luar, sehingga perputaran perekonomian di Kampung Berap dan sekitarnya akan maju pesat.

 

 

Ditambahkan, membangun daerah membutuhkan kerjasama yang baik antar semua pihak, baik masyarakat itu sendiri. Tetapi, juga pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Dareah (OPD). Sebab itu, kerjasama di bidang pertanian yang sedang di galakan tersebut hendaknya di jaga dengan baik untuk mempermudah kerjasama serupa untuk bidang yang lain.

 

 

Wabup Giri juga mengharapkan kepada semua pihak, baik pemerintah distrik, TNI/Polri, pemerintah kampung, lembaga adat, perempuan dan pemuda harus bersinergi antara satu dengan yang lain agar kebijakan pemerintah menjalankan program pertanian, terutama pembukaan lahan sawah baru dapat berjalan dengan baik guna mencukupi kebutuhan pangan warga.

 

 

“Masyarakat jika bekerja dan mengelola sawah dengan baik maka hasil yang didapat juga baik. Masyarakat silakan bertani secara tradisional untuk mencukupi kebutuhan komsumsi pangan lokal tetapi dapat mengseriusi pengolahan sawah untuk mendapatkan pangan strategis yang bernilai ekonomis,” tandasnya. . (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here