31 Narapidana Lapas Narkotika Doyo Baru Kabur, 2 Berhasil Ditangkap Kembali

0
433
Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si., saat diwawancara. (Irfan/HPP)

 

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Dua dari 31 orang orang narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo yang kabur pada Minggu (22/7/2018) pagi sekitar pukul 10.00 WIT, berhasil ditangkap kembali oleh aparat Kepolisian dan pegawai Lapas Narkotika Doyo Baru diturunkan untuk mengejar narapidana kabur tersebut.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si, mengatakan dua orang narapidana yang kabur dari sel blok Cenderawasih 1.1 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Minggu (22/7/2018) pagi berhasil ditangkap kembali.

Dua orang narapidana yang berhasil ditangkap yakni, M. Sopian dan Denis Koray. Keduanya sudah diamankan pihak Kepolisian.

“Jadi, napi yang kabur dari Lapas Narkotika Doyo Baru ini sebanyak 31 orang dan bukan 25 orang. Memang laporan awal yang diterima sebanyak 25 orang napi yang kabur, namun setelah melakukan pemeriksaan dan penyidikan secara detail, ternyata 31 orang napi yang kabur,”  katanya.

Sedangkan 29 orang narapidana lainnya masih terus diburu polisi dan petugas Lapas Narkotika Doyo Baru pasca kabur dan mereka belum tertangkap ini kabur pada Minggu (22/7/2018) pagi sekitar pukul 10.00 WIT.

Kapolres Victor menjelaskan, 31 orang narapidana itu kabur (melarikan diri) pada Minggu (22/7/2018) pagi sekitar pukul 10.00 WIT melalui sel blok Cenderawasih 1.1 Lapas Narkotika Doyo Baru.

“Mereka melarikan diri dengan cara membobol teralis ventilasi angin, kemudian teralis besi tersebut dijadikan alat untuk melompati pagar dan melompat ke tembok belakang Lapas tersebut. Dua orang dari 31 orang narapidana sudah diamankan polisi,” papar AKBP Victor Dean Mackbon.

Kapolres Victor mengakui, bahwa pihaknya masih meminta keterangan dari lima orang saksi yang merupakan petugas di Lapas Narkotika Doyo Baru.

“Kami masih meminta keterangan lima orang pegawai Lapas Narkotika, akunya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Papua, Iwan Santoso, S.H., M.Si., mengatakan, bahwa pihaknya akan memisahkan tahanan atau narapidana yang sering berbuat aksi provokasi dan akan dipindahkan ke Lapas Abepura.

Kami akan pindahkan tahanan atau narapidana yang menjadi provokator ke Lapas Abepura. Untuk itu, kami minta bantuan kepada aparat keamanan untuk mencari dan menagkap para narapidana yang kabur, katanya usai melakukan pertemuan dengan Kabag Ops Polres Jayapura AKP Robert Hitipeuw, S.H., M.H., didampingi Kasat Intelkam Ipda Supali dan Kasat Narkoba Iptu Nazamuddin.

Saya ini baru menjabat sebagai Kakanwil dan kesempatan sekarang ini untuk melakukan pemindahan terhadap tahanan atau narapidana yang sering membuat onar. Karena Kakanwil sebelumnya apabila ada pemindahan tahanan atau narapidana tidak pernah disetujui, sambung Iwan Santoso yang baru menjabat sekitar tiga bulan sebagai Kakanwil Kemenkumham Papua.

Sementara itu,  ditempat yang sama, Kabag Ops Polres Jayapura,  AKP Roberth Hitipeuw, SH, MH., menyampaikan, pihaknya berharap agar pihak Lapas Narkotika Doyo Baru mendata jumlah tahanan atau narapidana  yang sering menjadi provokator, sehingga dapat dipindahkan ke Lapas Abepura.

“Kami harap pihak Lapas Narkotika Doyo Baru ini agar lebih selektif terhadap tahanan atau narapidana yang akan dipindahkan baik ke Lapas Abe maupun ke Lapas yang berada di luar Papua. Sehingga tidak melakukan aksi provokasi atau keonaran terhadap para tahanan atau narapidana yang lainnya,”  harap AKP Roberth Hitipeuw, S.H., M.H.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Harian Pagi Papua, sekitar pukul 14.47 WIT Tim Inafis Polres Jayapura tiba di Lapas Narkotika Doyo Baru yang akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun disarankan oleh Kakanwil Kemenkumham Papua agar olah TKP dilaksanakan pada hari Senin (23/7/2018) ini, dikarenakan situasi dalam Lapas Narkotika Doyo Baru masih panas.

Sementara dua orang narapidana yang berhasil ditangkap yakni, M. Sopian dan Denni Koray langsung dipindahkan ke Lapas Abepura dengan pengawalan ketat dari aparat Polres Jayapura yang dipimpin oleh Ipda Jusman selaku Pawas. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here