Pemkab Keerom Siap Buka 1000 Hektar  Lahan Sawah Baru

0
667
Ilustrasi Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, memimpin kegiatan panen raya perdana padi tahun 2018, di Kampung Jaifuri, Skanto, Keerom, Sebanyak 47 hektare sawah dipanen pada kesempatan tersebut., Rabu (10/1/2017). (Arif /Koran Harian Pagi Papua)
Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Keerom, Dr. Syahruddin Sappe, S.Pt, MM. (Arif / HPP)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Keerom, Dr. Syahruddin Sappe, S.Pt, MM, mengemukakan bahwa saat ini meskipun mengalami dan menghadapi beberapa kendala, namun prosesnya masih berjalan.

‘’Memang rencana pembukaan sawah model seluas 1000 Ha telah dimulai dan setahun terakhir ini intensif tahun 2018 ini. Memang saat awal direncanakan 2018 direncanakan pembukaan dengan system satu hamparan, namun karena kurang dan masih proses maka ini direncanakan dibagi dua lokasi yaitu 500 di Arso Timur dan di Skanto,’’ungkapnya lanjut.

Ditambahkan,  saat ini tim dari UGM tengah melakukan tahapan survey, identifikasi dan design. ‘’Dan sesuai dengan tahapan maka Pemkab Keerom telah meminta pihak Univ Gadjah Mada Jogja untuk melakukan tahapan Survey Indentifikation dan Design (SID),’’tambahnya.

Meski telah sampai tahapan SID, namun ia belum bisa memastikan kapan kira-kira kegiatan cetak sawah bisa mulai dilakukan.

‘’Soal cetak sawah belum bisa kami pastikan karena semuanya bergantung kepada hasil SID. Apakah tetap tahun ini, ataukah molor, namun yang jelas tahapan akan tetap jalan,’’tambahnya lagi.

Tahapan apakah pencetakan sawah bisa segera dilakukan tergantung dari hasil SID oleh UGM. ‘’Karena dalam SID ini semua hal dan banyak hal yang harus diteliti oleh tim diantaranya status tanah, dan lain sebagainya. Jadi masih perlu waktu untuk memutuskan proses pencetakan sawah,’’lanjutnya.

Dia menambahkan, bahwa dalam kegiatan cetak sawah ini membutuhkan koordinasi dengan lintas sector lain seperti dinas Lingkungan Hidup (LH), PUPR dan lainnya.

‘’Kami dari instansi teknis, mengharapkan mudah-mudahan proses ini berjalan sesuai dengan rencana tanpa hambatan sehingga bisa terlaksana. Dimana nantinya sawah yang dicetak menjadi harapan masy keerom punya lagi lahan baru. Ini diharap meningkatkan produksi dan meningkatkan income petani dan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah,’’pungkasnya. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here