HUT RI ke – 73 di Keerom Siap Diwarnai Kontes Sapi dan Hasil Tani

0
466
Ilustrasi Bendera Merah Putih Raksasa, ikut disaksikan anak - anak sekolah di Keerom. Papua Butuh Perhatian Pendidikan Lebih. (LintasPapua.com)
Ketua Panitia HUT RI ke-73 tingkat Kab Keerom, Julito Pereira, SE. (Arif /HPP)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Ketua Panitia HUT RI ke-73 tingkat Kab Keerom, Julito Pereira, SE, mengemukakan saat ini panitia tengah melakukan persiapan-persiapan untuk mematangkan kegiatan HUT RI ke-73 Tingkat Kabupaten Keerom tahun 2018 ini.

‘’Persiapan untuk perayaan HUT RI ke-73 di Keerom terus kami lakukan, saat ini kami telah dan akan melakukan rapat-rapat panitia untuk membahasa detil kegiatan yang akan kita lakukan dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan HUT-RI tahun ini,’’ungkapnya kepada HPP, di ruang kerjanya, kemarin.

Dia menambahkan,  dari beberapa pembahasan di rapat ada beberapa kegiatan yang direncanakan untuk digelar dalam rangka HUT RI kali ini.

‘’Diantaranya ada lomba gerak jalan untuk siswa dari tingkat SD, SMP dan SMU, jalan santai untuk umum, selain itu juga ada kontes sapi juga kontes hasil kebun seperti umbi-umbian, dll. Juga ada lomba cipta menu lokal, bulutangkis, volley dan motor. Namun untuk actionnya kita matangkan rencana teknis seperti apa nantinya,’’lanjutnya.

Ia mengemukakan,  karena di Bulan Agustus 2018 Pemkab memiliki beberapa agenda maka untuk launcing kegiatan dalam rangka HUT RI direncanakan akan dilakukan bareng kegiatan Festival Budaya Keerom (FBK) tahun 2018 yaitu sekitar awal agustus 2018.

Dikatakan,  bahwa dalam kegiatan kali ini, keterlibatan masyarakat tetap akan diharapkan bisa berperan lebih. ‘’Untuk libatkan masyarakat lebih banyak maka kami bakal menggelar beberapa kontes yang memang baru ada untuk kegiatan HUT RI kali ini diantaranya kontes sapi, ini akan dilihat mana yang lebih sehat dan besar sapinya, apalagi bulan depan juga ada hari Idul Adha, maka kontes ini juga dinilai tepat,’’lanjutnya.

Selain itu ada juga kontes makanan local seperti ubi dan juga kontes buah atau bahan mentah. ‘’Misalnya semangka, mana yang paling besar dan lainnya. Kontes ini kami rencanakan digelar di Pasar Aividjan dan sekaligus dibuat semacam pesta rakyat. Bupati juga telah memerintahkan SKPD untuk membeli hasil pertanian pada hari pasar rakyat tersebut,’’lanjutnya lagi. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here