Polres Jayapura Kota :  Dalam Enam Bulan Ada 30 Orang Pengendara Meninggal Dunia

0
609
Kasat Lantas Polres Jayapura Kota, AKP Andyka Aer. (Paul / HPP)
Tertib Berlalu Lintas, Layanan Kepolisian (daradaeng.com)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Angka kecelakaan lalulintas di Kota Jayapura dalam kurun waktu enam bulan, sejak januari hingga Juni 2018 mengalami kenaikan. Sedikitnya ada 30 orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas. Demikian penjelasan Kasat Lantas Polres Jayapura Kota, AKP Andyka Aer saat ditemui HPP di Mapolres Jayapura Kota, Senin (16/7/2018) sore.

 

Data yang diterima HPP, 30 orang yang meninggal dunia tersebut merupakan uraian kejadian dalam  253 kasus kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Jayapura Kota pada semester satu atau enam bulan terakhir.

 

“Korban yang meninggal dunia tahun 2018 ini cukup banyak dibandingkan tahun 2017 lalu yang hanya 20 orang. Begitu juga dengan total kasus kecelakaan yang terjadi, tahun lalu hanya 123 sementara saat ini mencapai 253 kasus lakalantas,” ungkapnya.

 

Selain korban meninggal dunia dan angka kecelakaan yang meningkat di tahun 2018, korban luka berat pun mengalami peningkatan. Dimana enam bulan capai hingga 153 orang.

Polisi saat melakukan patroli pengamanan di jalan raya. (Irfan)

Andyka menjelaskan, kendaraan yang paling mendominasi dalam kasus kecelakaan lalulintas selama ini yakni pengendara roda dua. Penyebab utamanya, lantaran pengaruh minuman keras dan kelalaian pengendara itu sendiri. “Yang paling banyak motor dan rata-rata korban meninggal dunia akibat miras dan ugal-ugalan,” terangnya.

 

Dirinya menambahkan, selain angka kecelakaan lalulintas yang menonjol, untuk pelanggaran laulintas pun menjadi perhatian, mengingat,  dalam enam bulan terakhir ini sudah ada 2.946 kendaraan yang terjading. Meskipun dikatakan tidak semua mendapatkan tindakan tegas berupa tilang.

 

“Untuk tilang mencapai 773 kendaraan dan lebih dominan motor, sedangkan sisanya 2.173 hanya mendapatkan teguran lisan saja,” terang Andyka. (Paul / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here