Hari Pertama Masuk Sekolah,  Mendikbud Tinjau Sekolah di Jayapura

0
464
Kunjungan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhajiir Efendi, berserta rombongan kemendikbud ini, diterima langsung oleh Penjabat Gubernur Papua Soedarmo, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, Elias Wonda dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Fahrudin Pasallo. (Humas)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhajiir Efendi melakukan pemantauan langsung hari pertama siswa bersekolah di sejumlah sekolah diKota Jayapura, baik tingkat Sekolah dasar (SD Negri inpres Kotaraja) Sekolah menengah pertama (SMP Negri 5 Jayapura) serta Sekolah menengah atas (SMK negri 1 Jayapura).

Kunjungan Mendikbud berserta rombongan kemendikbud ini, diterima langsung oleh Penjabat Gubernur Papua Soedarmo, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, Elias Wonda dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Fahrudin Pasallo.

Dalam kunjungannya Mendikbud Muhajiir Efendi mengatakan, dirinya merasa senang bisa hadir langsung ke Papua khusunya di Kota Jayapura untuk melihat langsung proses masuk hari pertama bagi siswa baru.

“Saya merasa senang hari ini bisa melihat langsung ke sejumlah sekolah di Kota Jayapura, karna saya cinta terhadap tanah Papua, untuk itu saya juga membawa serta Sekjen Kemendikbud dan para Direktur baik SD, SMP, dan SMA atau SMK, untuk bersama melihat solusi dan permasalahan yang dihadapi di sekolah-sekolah diPapua terlebih khusus diKota Jayapura ini,” ujar Muhajiir Efendi saat memberikan arahan di hadapan siswa baru SMK Negeri 1 Jayapura.

Mendikbud juga mengatakan saat ini Pemerintah tengah fokus meningkatkan kualitas sekolah khusus tingkat SMK, dari 14 ribu SMK diseluruh Indonesia, ada 216 SMK yang direvatilisasi, dan salah satu SMK tersebut adalah SMK negeri 1 Jayapura.

Muhajiir Efendi juga berharap pada proses Siswa baru ini tidak ada lagi perploncoan dari kakak tingkat atau senior kepada peserta didik baru disekolah, pihak nya juga berharap pada tahun 2030 mendatang Indonesia mampu memanfaatkan bonus Demografi dengan mencetak kualitas peserta didik yang mampu bersaing dalam dunia usaha.(Humas)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here