SSB Batik Wakili Papua Ikut Final Kompetisi Aqua Danone National 2018

0
1284
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat foto bersama anak-anak SSB Batik, di Depan Kantor Walikota Jayapura, Jumat, (13/07/2018). (Geis /HPP)
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat foto bersama anak-anak SSB Batik, di Depan Kantor Walikota Jayapura, Jumat, (13/07/2018). (Geis /HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Wali Kota Jayapura,  Benhur Tomi Mano secara resmi melepas sebanyak 12 pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) Batik Jayapura untuk mewakili Provinsi Papua pada Babak Final Kompetisi Aqua Danone National (DNC) 2018 tingkat Nasional di Jakarta.

Keberhasilan SSB Batik mewakili Papua merupakan yang ketiga kali sejak ditahun 2014, 2016 dan 2018, setelah sukses menjadi tim terbaik yang mengalahkan 42 tim pada Babak Kualifikasi Danone Regional Papua – Papua Barat, sejak 19-20 Januari 2018 lalu di Stadion Mandala Jayapura.

Wali Kota Jayapura,  DR. Benhur Tomi Mano, MM., yang juga Ketua Asprov PSSI Papua mengaku bangga dengan keberhasilan yang diraih SSB Batik dapat mewakili Papua di tingkat Nasional.

BTM juga memberikan apresiasi kepada seluruh SSB di Kota Jayapura yang telah membina telenta, skill anak-anak melalui pembinaan usia dini di sekolah.

“Ini akan terus berlanjut. Kita akan terus lakukan pembinaan sepakbola usia dini seperti U-15 sampai U-18. Itu fokus kita dari Asprov Papua sebagai induk organisasi sepakbola. Dan kita lakukan kegiatan turnamen di wilayah Kota Jayapura maupun sekolah-sekolah sepakbola,” ujar BTM di Kantor Walikota Jayapura, Jumat (13/07/2018).

BTM mengaku,  pembinaan usia dini yang dilakukan SSB yang ada di Kota Jayapura telah melahirkan banyak pemain bertelenta emas dan telah bermain di berbagai klub profesional di Indonesia.

Sekolah Sepak Bola (SSB), Batik Cigombong Kotaraja. (Geis Muguri)

“Banyak sekali sekolah sepakbola yang hasilnya banyak yang disumbangkan ke
Persipura dan juga klub pembinaan divisi utama, 1 dan 2 Persipura Jayapura.”aya terima kasih kepada pelatih yang selalu lakukan pembinaan,” katanya.

Diharapkan SSB Batik yang mewakili Papua dapat bermain bagus, baik dan memberikan yang terbaik, agar menjuarai ditingkat Nasional, sehingga mewakili Indonesia di ajang  internasional.

“Inilah doa dari masyarakat Papua. Para pelatih juga bisa mengawasi anak-anak dengan latihan yang baik agar skill mereka tambah hebat dan tampil prima dalam bermain sepakbola. Mereka ini juga diharapkan menjadi talenta yang disiapkan menggantikan Persipura kedepan,” harapnya.  (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here