Ilustrasi Generasi Futsal Papua. Nampak Tim Pikeyro Futsal Saat Berhasil Membawa Kemenangan Bagi Kabupaten Jayawijaya (istimewa)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) –  Tim Futsal Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX 2020 mencoba kekuatan mereka menghadapi White Steel FC, berlangsung di Lapangan Futsal Pemancar Polimak I, Jumat, (13/07/2018) kemarin.

Dalam uji coba tersebut  tim Futsal PON Papua haru mengakui keunggulan tim White Steel FC yang merupakan tim futsal yang kuat. Pelatih kepala tim Futsal PON Papua,  Daud Arim mengatakan, kami sudah TC berjalan dari bulan April hingga saat ini mulai bulan ini dan kami sudah lakukan dua kali uji coba.

“Uji coba bersama Papua Putra kita menang 13-3, dan kita lawan lagi dengan tim yang kuat White Steel kita kalah 6-5,” ujar Daud Arim kepada awak media, Jumat, (13/07/2018) kemarin.

Daud berharap KONI sudah harus melakukan Pemusatan Latihan (TC) supaya atlet bisa menjalani TC. ” Bukan hanya kita saja cabor futsal, tapi juga cabor-cabor yang lain seperti, sepakbola, tinju,  atletik dan semua cabor agar persiapan lebih baik lagi,” tuturnya.

Kita tim futsal sudah jalan dari bulan April sampai hari ini TC berjalan dan di ketahui oleh Asprov dan kita latihan satu minggu tiga kali Senin, Rabu dan Jumat. Ini kita baru dua kali lakukan uji coba, kita lihat penampilan anak-anak karena belum  TC terpusat.

“Kita lihat juga penampilan belum maksimal karena satu minggu tiga kali latihan. Kami harapkan kalau sudah TC penampungan yang pasti ada perkembangan yang baik buat anak-anak ini,” ungkapnya.

Kita kan tentu nanti sudah langsung masuk ke PON, kalau bisa harus ada try out keluar. “Ada kegiatan-kegiatan turnamen di Jakarta atau di pulau Jawa kita harus pergi ikut supaya jam terbang dari anak-anak ini juga baik,” jelasnya.

Dirinya menambahkan,  ada beberapa pemainnya yang tidak sempat ikut dalam uji coba kali ini karena ada kegiatan di kampus yang mereka tidak bisa tinggalkan dan juga ada dua anak kita yang ikut TC di Black Steel untuk persiapan Liga Profesional Futsal Indonesia Ardyansah Runtuboy dan Rivaldo Arim. Kalau kumpul semua pasti permainan akan baik. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)