Masyarakat  Papua Diakui Telah  Dewasa Berdemokrasi

0
61
Kantor KPU Papua di Kota Jayapura. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua mengapresiasi partisipasi seluruh masyarakat bumi cenderawasih yang sudah menyalurkan suaranya pada Pilkada Gubernur dan Bupati 27 Juni 2018 lalu.

Komisioner KPU Papua Tawinto menilai pelaksanaan Pilkada yang lancar tak lepas dari kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi yang ditunjukan saat pemilihan kepala daerah berlangsung.

“Saya rasa ini dulu yang patut kita syukuri tentunya. Karena dari awal banyak pihak menduga Pilkada di Papua sangat rawan konflik dan pasti akan ada korban jiwa lagi seperti Pilkada sebelumnya”.

“Oleh karenanya, saya pun pada kesempatan ini menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada Papua berlangsung dan tentunya semua proses tahapan ini boleh berjalan baik karena dukungan masyarakat dan semua pihak, termasuk pemerintah serta TNI/POLRI,” terang Tarwinto di Jayapura, kemarin.

Dikatakan, saat ini yang masih menjadi perhatian serius pihak KPU Papua adalah mengenai pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Paniai yang baru-baru ini ditetapkan pemungutan suaranya apda 25 Juli 2018 mendatang.

Dimana untuk persiapan logistik sudah rampung, dan kini tinggal menunggu pelaksanaan pencoblosan sesuai waktu yang telah ditentukan tersebut.

“Sehingga waktu yang ada ini kita ingin meyakinkan kepada masyarakat dulu supaya bisa mendukung pelaksanaan Pilkada Bupati. Dengan harapan bisa ada kerja sama dari masyarakat untuk ikut mensukseskan Pilkada di Paniai,” harap dia.

Sementara disinggung soal tingkat kerawanan maupun konflik pada Pilkada Papua sebagaimana hasil survey sejumlah lembaga, Tarwinto memastikan hal itu sudah bisa ditepis. Sebab pelaksanaan Pilkada Papua berjalan aman sampai pada proses pemungutan suara hingga pleno rekepitulasi suara.

“Tentunya kita ada ganguan yang terjadi di Nduga sebelum pencoblosan lalu, namun semua itu bisa diatasi dengan baik oleh pihak Pemerintah setempat maupun TNI/Polri. Tapi yang patut disyukuri adalah beberapa daerah yang masuk dalam daftar merah justru pelaksanan Pilkadanya berjalan aman, lancar dan tampa hambatan. Bahkan tidak ada konflik yang memakan korban jiwa,” tutupnya,. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)