Gubernur Soedarmo Apresiasi dan  Ajak  Pers Beritakan Topik Menyejukan

0
43
Penjabat Gubernur Papua,  Soedarmo, dalam sebuah kegiatan. 9Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Penjabat Gubernur Papua,  Soedarmo mengapresiasi kinerja pers selama pelaksanaan Pilkada 27 Juni lalu, dimana sebagian besar diantaranya memberitakan topik-topik yang menyejukan.

Meski begitu, dia tak mempersoalkan maraknya berita penembakan hingga menimbulkan korban jiwa dan gangguan keamanan hingga sempat menghambat pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Bupati pada sejumlah kabupaten karena merupakan sebuah fakta di lapangan.

Hanya saja dia berharap agar pers tak menilai sebuah “bad news is a good news”, dalam arti suka memberitakan dari sisi buruk dan melupakan pemberitaan dari sisi baik. Peran pers merupakan lembaga kemasyarakatan yang bergerak di bidang pengumpulan dan penyebaran informasi serta  mempunyai misi ikut mencerdaskan masyarakat, menegakkan keadilan mencerdaskan bangsa serta memberantas kebatilan.

“Untuk itu, saya harap pers tak berprinsip “bad news” adalah ”good news”. Tetapi marilah beritakan hal-hal yang sifatnya positif. Ini yang kami harapkan kepada rekan-rekan media,” ujar enjabat Gubernur Papua,  Soedarmo, kepada wartawan di Jayapura, dalam satu kesempatan, kemarin.

Soedarmo memahami betapa pentingnya peran pers di Papua bahkan Indonesia, yang juga menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus mengawal pelaksanaan pembangunan diatas negeri ini. Bahkan keberhasilan pemerintah dalam pembangunan tak bisa tercapai tanpa adanya dukungan dan peran media, khususnya dalam hal pemberitaan dan penyajian informasi kepada masyarakat.

Oleh karenanya, dia berharap hubungan baik antara pemerintah provinsi dan pers di Papua, agar dapat terus berjalan dan terjalin secara harmonis.

“Sebab jurnalis ini merupakan mitra yang penting bagi pemerintah. Sebab tanpa media juga sekali lagi, pemerintahan di Papua tidak akan bisa berjalan dengan baik”.

“Makanya memang perlu membangun kebersamaan, kerjasama, komunikasi, dan koordinasi antara pemerintah dengan media. Karena melalui media, pesan-pesan kebijakan pemerintah bisa tersampaikan dan dipahami oleh seluruh masyarakat di Papua,” ujar dia.

Kedepan dia harapkan keberadaan media di tanah Papua bisa mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan masalah persatuan dan kesatuan. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)