Dampingi PAM GKI Klasis Yapen Selatan, Relawan TIK Berikan Pelatihan Website

0
95
Koordinator PAM Klasis Yapen Selatan, Louis Nenepat berharap, kegiatan seperti ini dilakukan secara berkesinambungan agar dapat mengakomodir pendataan dan publikasi di tingkat jemaat. Tampak Suasana Pelatihan yang dibimbing Relawan TIK Serui dan Relawan TIK Papua. (Istimewa/Dai)

 

Dihadiri keterwakilan 43 jemaat pada wilayah klasis Yapen Selatan, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Sekretaris Badan Pekerja Klasis, Penatua Y. P. Raubaba. (Foto Markus Imbiri)

SERUI (LINTAS PAPUA)  –  Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dipandang perlu untuk menunjang pelayanan jemaat Gereja Kristen Injili Tanah Papua (GKI).

Menyikapi perkembangan tersebut, Persekutuan Anak Muda (PAM) Klasis Yapen Selatan bersama Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Relawan TIK) provinsi Papua, melaksanakan pelatihan website dan jurnalis.

Dihadiri keterwakilan 43 jemaat pada wilayah klasis Yapen Selatan, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Sekretaris Badan Pekerja Klasis, Penatua Y. P. Raubaba.

Mewakili Badan Pekerja Klasis Yapen Selatan, Penatua Y. P. Raubaba berikan apresiasi atas kegiatan pelatihan website.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pemuda yang telah menginisiasi kegiatan ini, kegiatan ini adalah terobosan yang wajib kami dukung. Terimakasih kepada pemerintah daerah dan LSM Jaringan Kerja Rakyat Papua yang telah membantu hingga telah terbangunnya portal website www.klasisyapenselatan.org” ucapnya.

Suasana saat Relawan TIK Serui melakukan pembimbingan selama pelatihan. (Foto Markus Imbiri)

Penatua Raubaba berpesan,  kepada peserta untuk dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik agar dapat diimplementasikan pada jemaat masing-masing.

 

Senada dengan itu, Louis Nenepat juga mengungkapkan harapannya, bahwa kegiatan seperti ini dilakukan secara berkesinambungan agar dapat mengakomodir pendataan dan publikasi di tingkat jemaat.

“Terimakasih kepada Relawan TIK Papua, yang telah bekerjasama dengan kami PAM Klasis Yapen Selatan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlangsung agar publikasi, dokumentasi dari aktifitas jemaat, renungan firman dan informasi lainnya dapat disebarluarkan demi keseimbangan informasi di tanah Papua, secara khusus di kabupaten Kepulauan Yapen” ungkap Koordinator PAM, Louis Nenepat.

Koordinator PAM Klasis Yapen Selatan, Louis Nenepat berharap, kegiatan seperti ini dilakukan secara berkesinambungan, agar dapat mengakomodir pendataan dan publikasi di tingkat jemaat.

Waktu pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung setiap hari jumad, sabtu dan minggu pada bukan Juli, dengan pateri pengenalan website, penginstalan dan mengisi konten serta publikasi.

Pemateri Relawan TIK Papua, Markus Imbiri mengatakan,  membuat website itu mudah, yang sulit itu mengisi konten website.

“Membuat website itu hal yang mudah, yang sulit itu mengisi konten-konten website tersebut agar tetap eksis di internet. Kami akan terus berupaya untuk mendampingi PAM Klasis Yapen Selatan, kami juga ucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah menyumbangkan hosting dan domain untuk klasis selama 3 tahun kedepan” kata Markus Imbiri, sembari memberikan pelatihan yang berlangsung di gedung serbaguna Klasis Yapen Selatan, Jumat (13/7/2018).

Pemateri Relawan TIK Papua, Markus Imbiri mengatakan akan terus berupaya untuk mendampingi PAM Klasis Yapen Selatan, kami juga ucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah menyumbangkan hosting dan domain untuk klasis selama 3 tahun kedepan. Tampak latar belakang suasana pelaltihan. (ISTIMEWA /Dai)

Kegiatan ini dihadiri oleh pemuda-pemudi dari jemaat daerah pelayanan, yaitu kampung Mariarotu, kampung Kamanap, Kampung Tatui, Kampung Yapan, kampung Kaboaena, kampung Yapanani, Menawi dan lingkungan lainnya. Instrustruktur pelatih, Tycko Nenepat dari Relawan TIK Yapen dengan materi usb’webserver dan wordpress. (Dai)