Persipura Tra Kasih Ampun Hancurkan Tuan Rumah PSMS Medan 3 – 1

0
446
Gol Persipura sendiri masing-masing di cetak oleh Boaz Solossa, Imanuel Wanggai dan Hilton Moreira sedangkan gol tuan rumah di cetak oleh pemain asing mereka yakni Dilsod. Tampak Asisten Pelatih Persipura,, Toni Hoo kepada awak media dalam sesi jumpa pers Kamis, (12/07/2018) kemarin. (ISTIMEWA)
Suasana Jumpa Pers usai pertandingan. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Tim mutiara hitam Persipura Jayapura sukses meraih poin penuh di luar kandang mereka, setelah berhasil memukul tuan rumah PSMS Medan dengan skor 3-1, dalam lanjutan Kompetisi Gojek Liga 1 Bersama Bukalapak yang berlangsung di Stadion Teladan Medan, Kamis, (12/07/2018) kemarin.

 

Boaz Solossa dan kawan-kawan tampil maksimal dalam tersebut dan berhasil memenangkan pertandingan memghadapi tuan rumah PSMS Medan dengan skor yang fantastis.

 

Gol Persipura sendiri masing-masing di cetak oleh Boaz Solossa, Imanuel Wanggai dan Hilton Moreira sedangkan gol tuan rumah di cetak oleh pemain asing mereka yakni Dilsod.

 

Dengan hasil ini sudah tentu akan menambah poin nilai mereka di papan klasemen sementara sebelum masuk ke putaran kedua.

 

Asisten Pelatih Persipura Toni Hoo mengatakan sudah tentu kami akan menampilkan permainan yang baik.

Persipura Jayapura. (FOTO SYAIFUL AHMAD PAEMBONAN – PERSIPURA OFFICIAL)

” Jelas kami tidak membebani pemain untuk harus menang, tetapi mereka bagaimana bermain secara kolektif dan bermain baik,” ujar Toni Hoo kepada awak media dalam sesi jumpa pers Kamis, (12/07/2018) kemarin.

 

Ini semua merupakan kerja keras dari semua pemain dan ini adalah kerja sama tim bukan orang per orang. “Puji Syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang maha kuasa dalam hal ini kita bisa menampilkan permainan dan menyelesaikannya dengan baik,” ungkapnya.

 

Dengan poin ini tentu merupakan doa-doa dari pada pendukung kami baik disini maupun di Jayapura.

 

Sementara itu pemain Persipura yang turut menyumbangkan gol di laga malam ini Hilton Moreira mengaku, sebagai pemain yang bermain di dalam lapangan.

“Aku sangat senang karena mereka selalu berteriak dan memanggil Boaz Solossa, karena Boaz adalah pemain Nasional dari dulu sudah aku bilang pemain terbaik di Indonesia ini adalah Boaz,” tuturnya.

 

Sebelum pertandingan juga ada banyak hal yang memang tim lawan kami mencari jejeka untuk bagaimana bisa menghentikan Hilton Moreira dalam pertandingan malam ini.

 

Usia dia sudah berumur jadi harus menahan laju darinya karena usianya sudah 37 tahun dan aku tidak takut sama dia. “Jadi aku mendengar hal itu, mungkin kalau aku bukan pemain yang punya pengalaman, pasti aku akan drop. Tetapi aku pemain yang berpengalaman dan itu berbalik untuk memotifasi saya dalam lapangan,” urainya. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here