Liga 3 Zona Papua : Nafri FC Tahan Imbang Persiker Keerom 1-1

0
1037
Para Pemain Nafri FC saat sedang latihan. (Aldo Itaar Facebook)
Suasana Pembukaan Liga Tiga Zona Papua (Yunus Antaribaba Facebook)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Nafri FC di tahan imbang 1-1 oleh Persiker Keerom dari lanjutan Kompetisi Liga 3 Zona Papua yang berlangsung di lapangan Lantamal Angkatan Laut Selasa, (10/07/2018) kemarin.

Gol dari masing-masing tim disumbangkan melalui kaki Andarias Rumaseb Nafri FC menit ke 30 babak pertama  dan Daniel Rumsayor Persker Keerom di babak kedua menit 79. Dengan hasil imbang ini kedua tim hanya mendapatkan satu poin.

Asisten Pelatih Nafri FC Ridwan Bauw mengatakan, pemain kami sudah bermain dengan sangat baik di pertandingan ini. “Tujuan kami sebenarnya ingin mengorbitkan pemain-pemain muda untuk dapat bermain. Intinya kami ingin mempromosikan pemain. Poin memang kita cari tetapi harus professional dan pertandingan hari ini cukup baik,” ujar Ridwan Bauw yang juga adalah mantan pemain Persipura Jayapura ini kepada awak media di lapangan Angkatan Laut, Selasa, (10/07/2018) kemarin.

Bagi kami juga wasit yang memimpin pertandingan cukup baik, tidak ada yang berpihak kepada satu tim saja, sehingga pertandingan dan permainan bisa berjalan maksimal. Kami tetap fair untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. “Yang penting anak-anak ini bisa bermain dengan aman, tidak ada yang cedera baggi kami itu sudah cukup,” jelasnya.

Pelatih dan Pengurus Persiker Keerom, saat melihat langsung latihan para pemain. (Yunus Antaribaba Facebook)

Sementara itu, Pelatih Persker Keerom, Jhon W. Kanipa yang juga mantan pemain Persipura seangkatan Yafet Sibi ini mengatakan, sesuai dengan apa yang keluarkan oleh Asprov PSSI Papua bahwa pertandingan dipersingkat menjadi satu putaran saja.

“Hasil sore ini merupakan yang cukup baik bagi tim kami, target kita pastikan harus bisa sampai ke babak enam besar. Anak asuhan kami memang belum maksimal bermain di pertandingan ini, mungkin lebih baik itu waktu bermain menghadapi Persidafon Dafonsoro. Mungkin mereka lebih mengikuti ritme dari permainan Nafri FC tapi yang terpenting harus ada poin,” ungkapnya.

Manajer Persiker Keerom, Dian Welip menambahkan, menghadapi Persidafon dan Nafri FC ini menurut kita tim yang kuat, tapi kita berhasil memetik satu poin di pertandingan ini. “Mungkin ini bisa membuka peluang untuk kita bisa sampai di babak 6 besar. Sisa tiga pertandingan ini kita pastikan harus bisa mengambil poin di tiga laga terakhir,” ungkapnya.

Pemain Nafri FC saat latihan. (Aldo Itaar Facebook)

Sementara itu dirinya mengaku setiap pertandingan untuk memotifasi pemain yang ada kita berikan bonus, bukan hanya kepada pemain tetapi kepada semua official tim dan pelatih. Bonus juga kita siapkan sampai dengan tiga laga sisah .

“Kita berharap supaya Pemerintah daerah dalam hal ini Bupati bisa memberikan perhatian yang serius. Karena sampai saat ini kami masih seiring tak sejalan,” pungkasnya. (Geis Muguri / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here