Jagokan Kroasia, Wabup Giri Ajak Masyarakat dan Insan Pers Nobar

0
437
MOSCOW, RUSSIA - JULY 11: Zlatko Dalic and Luka Modric of Croatia celebrate victory following the 2018 FIFA World Cup Russia Semi Final match between England and Croatia at Luzhniki Stadium on July 11, 2018 in Moscow, Russia. (Photo by Michael Regan - FIFA/FIFA via Getty Images)

Saat Final Piala Dunia di Kediaman Pribadinya

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro akan menggelar acara nonton bareng bersama masyarakat dan insan pers yang ada di Bumi Khenambay Umbay saat final piala dunia yang dijadwalkan tanggal 15 Juli 2018 nanti di kediaman pribadinya, Jalan Raya Sentani, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

Wabup Giri yang menjagokan negara Kroasia pada piala dunia kali ini, yakin bahwa negara pilihannya itu akan menjadi yang terbaik di laga final piala dunia saat melawan Prancis nanti.

“Saya pikir rekan-rekan wartawan nggak di ajak nonton bareng laga final paiala dunia nanti, saya sangat terbuka untuk siapa saja. Kita duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Yakni, tidak ada yang istimewa juga buat siapa saja, kalau mau nonton bersama saya dan bersama rakyat. kita juga bisa duduk di atas tanah (lantai) yang beralaskan terpal, ya silahkan saja,”  ujar Wabup Giri kepada wartawan harian ini, Kamis (12/7/2018) siang lalu.

“Tapi, kalau di tempat lain pasti itu tempatnya juga harus yang istimewa. Artinya, masyarakat tidak butuh harus keluarkan uang (biaya), untuk mendapat satu fasilitas kejernihan daripada tayangan pertandingan atau nobar itu sendiri. Kebetulan dari in focus nya juga jernih, saya pikir bagus buat nobar. Cuma tempatnya tidak di dalam gedung yang hanya di pelataran. Saya kira ini menjadi semangat daripada masyarakat untuk kita bisa nobar,”  sambungnya.

Dia katakan, jika nonton pertandingan sepak bola di rumah, kadang-kadang kalau sendiri itu memang tidak seru dan juga tidak sadar tiba-tiba sudah tertidur di depan televisi.

Kalau nonton di rumah kan, kadang-kadang kalau sendiri memang tidak sadar tau-tau nya televisi yang nonton kita atau kita tertidur di depan tivi, dan bukan kita yang nonton bola, katanya.

“Jadi kalau kita nonton bareng, ketika gol atau tim favorit kita itu menang, ya kita bisa hore sama-sama dan berteriak sama-sama. Itulah keseruannya kalau nonton bola, ketika kita meluapkan atau merayakan suatu gol kemenangan itu dengan bebas karena tidak ada yang marah dan kalau kita di rumah terus kita beteriak sendiri kan bisa kaget bangun satu rumah,”  tambah Giri.

Wabup Giri mengaku, jika yang hadir dalam nobar ini mencapai ratusan hingga ribuan orang itu semuanya bisa merasa bangga.

Nonton bareng ini bisa menjadi alat pemersatu, ya siapa saja boleh nonton bareng laga final piala dunia di tempat (kediamannya) ini, tukasnya. (Irf/ej/Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here