Kapolri, Jenderal Tito Karnavian bersama Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahyanto saat meniup lilin Perayaan HUT Bhayangkara ke 72 di Mapolda Papua, Minggu (1/7/2018) pagi. (Paul / HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal bagi publik beberapa tahun terakhir ini terbukti nyata dan perlu diapresiasi. Pasalnya, mayoritas masyarakat Indonesia khusunya Papua, merasakan langsung manfaat pelayanan yang diberikan institusi ini.

Hal ini dibuktikan dengan pernyataan oleh Thaha Al Hamid, salah satu tokoh pergerakan Papua yang juga sebagai Sekretaris Jenderal Presidium Dewan Papua (PDP) di era 2000 lalu.
Thaha mengungkapkan, bahwa kinerja Polda Papua saat ini telah teruji, dan mampu menyatukan berbagai perbedaan serta berbagai kelompok masyarakat yang ada di Papua. Ia mengucapkan selamat sekaligus berterimakasih kepada institusi Polri khususnya Polda Papua yang tengah merayakan HUT Bhayangkara ke 72 tahun, atas pengabdian Bhayangkara selama bertugas di ujung timur Indonesia ini.
“Terbukti bahwa usaha keras Kapolda beserta jajarannya yang selama ini mengkampanyekan Pilkada Damai, kita syukuri bahwa Pilkada berakhir dengan lancar,” kata Taha saat ditemui HPP usai syukuran HUT Bhayangkara di Auditorium Uncen, Abepura, Rabu (11/7/2018) kemarin.
Meski ada sedikit insiden dalam Pilkada, menurutnya, tidak menimbulkan konflik di Papua. “Ini harus kita beri apresiasi dan saya kira Polri juga perlu mendapatkan apresiasi dari masyarakat Papua,” imbaunya.
Kapolda Papua, saat melihat pasien gizi buruk di Asmat. (tribrata/istimewa)
Harap Thaha, kedepan, polisi juga mesti merawat kerjasama dengan para tokoh masyarakat, kepala suku, ondoafi, sebagaimana yang sedang telah terbangun selama ini. Ia menilai Kapolda Papua telah melakukan berbagai cara pendekatan yang bagus bagi lapisan masyarakat majemuk di Papua, dan mesti berlanjut.
Selain itu, guna menunjang kinerja institusi kepolisian, dirinya meminta pemerintah daerah khususnya gubernur dan wakil gubernur terpilih, sewajarnya memberikan dukungan kepada Polda Papua untuk membangun gedung yang baru demi menunjang kinerja serta pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Lokasi Mapolda Papua itu kurang layak, dan juga Polres Kota Jayapura. Polisi tak bisa bertugas efektif di tempat seperti itu. Dukunglah Polri, agar besok ketika rakyat tertitur lelap, polisi bisa maksimal jaga keamanan,” pintanya.
Kepada Polda Papua ia berharap, ujarnya; membangun sinergitas dengan masyarakat itu sangat penting. Thaha menyarankan agar Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar terus merawat sinergitas dengan cara mengundang semua tokoh dari berbagai lapisan masyarakat serta kelompok dan organisasi kepemudaan, agar bisa berinteraksi langsung dengan Kapolda dan bisa mengenal langsung wajah polisi di Papua.
Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar, Pimpin Upacara Serah Terima 3 Pejabat Utama Polda Papua, dalam kegiatan sebelumnya. (ISTIMEWA)
“Jadi image polisi bagi masyarakat yang selama ini melekat seperti tukang tangkap orang, tukang tilang, tukang palak, semuanya itu bisa dibersihkan melalui program-program yang hunanis. Panggil rakyat, kita bertemu dan berembuk bersama-sama membangun Papua yang tentram dan damai bagi siapa pun,” harap Thaha sebelum meninggalkan jamuan dari Polda Papua.
Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar di lain kesempatan menyatakan, pihaknya tengah membenahi kinerja internal kepolisian di jajaran Polda Papua. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat melalui pendekatan kasih.
Tak hanya itu, Boy Rafli mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menerapkan pola pelayanan yang bersih guna  menghindari segala praktek koruptif oleh oknum kepolsian di lingkungan Polda Papua serta jajarannya.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar, M.H, dalam suatu acara coffee morning di Polda Papua (Eveerth Joumilena / Koran Harian Pagi Papua)
“Tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat membantu kita dalam tugas-tugas kepolisian, terlebih dalam pelaksanaan Pilkada yang nyatanya damai dan aman. Kita akan terus bersinergitas menyatukan segala persepsi untuk menciptakan Papua yang tentram,” kata Boy Rafli sekaligus menyampaikan terimakasihnya kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat Papua yang mendukung terlaksananya Pilkada Papua Damai. (Paul /KORAN HARIAN PAGI PAPUA)