Pasangan LUKMEN Terpilih, Jalan Untuk Perubahan UU Otonomi Khusus Papua

0
1032
Kebersamaan Lukas Enembe dan Klemen Tinal serta Sekda Papua, TEA Hery Dosinaen, telah berjalan baik Hingga periode kedua berjalan kembali dengan komitmen Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera. (Foto Facebook Budi Yokhu)
Yan Christian Warinussy, dalam sebuah kegiatan (istimewa)

Oleh : Yan Christian Warinussy (Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari)

Sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, saya memberikan ucapan selamat dan sukses bagi pasangan Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Lukme) yang terpilih kembali dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Provinsi Papua belum lama ini.

 

Berdasarkan hasil pernghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua pada Senin (9/7), pasangan nomor urut 1.Lukmen dinyatakan sebagai pemenang Pemilukada Provins Papua dengan raihan suara 1.939.539 suara atau 67, 54 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 2.John Wmpi Wetipo dan Habel Melkias Suwae (Josua) meraih 932.008 suara atau 32, 45 persen.

Dua kandidat Gubernur Papua, Lukas Enembe – Klemen Tinal mendapatkan nomor 1 dan John Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae mendapatkan nomor 2 dalam pencabutan nomor urut di halaman KPU Papua, Rabu (21/2/2018). Bersepakat Laksanakan Kampanye Damai. (Rambat / Koran Harian Pagi Papua)

Dengan demikian berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku saya melihat bahwa Lukas Enembe dan Klemen Tinal bakal dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua untuk periode 5 (lima) tahun ke depan.

 

Berkenaan dengan itu saya memandang bahwa Pak Enembe dan Pak Tinal sebagai Pemimpin Papua masih memiliki tanggung jawab moral untuk segera mengimplementasikan amanat pasal 77 Undang Undang Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua, yaitu melakukan perubahan atas isi dari UU tersebut.

 

Yan Christian Warinussy, selaku Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari/Advokat dan Pembela HAM di Tanah Papua, (istimewa)

Hal ini perlu didorong oleh Gubernur Papua terpilih Lukas Enembe bersama Gubernur Papua Barat Drs.Dominggus Mandacan dan dimulai dengan mengimplementasikan pelaksanaan evaluasi total terhadap UU Otsus Papua dalam sisa waktu di tahun 2018 ini.

 

Evaluasi menjadi amat penting bagi Provinsi Papua dan Papua Barat dalam mempersiapkan langkah perubahan guna memberi keberpihakan yang luas bagi rakyat Papua dan pemerintah daerah di dalam membangun Tanah Papua secara mandiri, aman, damai, adil dan sejahtera ke depan.

Peace…

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here