Pemkab Jayawijaya Siapkan Materi KUA PPAS dan APBD Perubahan

0
400
Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo dan John R Banua memberikan pesan kepada masyarakat agar menciptakan pilkada damai . (ISTIMEWA/HPP)
Ilustrasi Wakil Bupati Jayawijaya Saat Berdiskusi Dengan Warga Yang Mengambil Obat di Apotik RSUD Wamena (Ema)

WAMENA (LINTAS  PAPUA)  –  Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo mengungakapkan, saat ini pemerintah Jayawijaya mulai menyiapkan materi Kebijakan Umum

Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS), yang akan dilanjutkan dengan pembahasan tentang APBD perubahan 2018.

“Saya sudah minta kepala Bappeda siapkan KUA PPAS untuk dikirim ke DPRD, namun ada ketentuan baru dimana kita harus sampaikan laporan persemester ke DPRD untuk mereka lihat,” ungkapnya kepada wartawan di Kantor Bupati baru-baru ini.

Menurutnya, anggaran perubahan sebenarnya hanya pergeseran, karena pemerintah daerah tidak mempunyai dana cadangan untuk memprogramkan

kegiatan baru, sehingga fokusnya dengan yang sudah ada.

“Evaluasi yang sudah jalan mana, yang belum mana. Contoh penganggaran untuk pelaksanaan FBLB ada dua sumber pembiyaan, dilain sisi ada alokasi biaya belanja ranstra yang belum digunakan karena ditebus oleh

pemerintah pusat. Ini yang juga diharapkan bisa digunakan, karena APBD induk masih berjalan sehingga kita tidak berbuat apa-apa,” jelas bupati.

Ilustrasi Bupati Kabupaten Jayawijaya Saat Bertukar Cindera Mata Dengan Utusan Keduataan Besar Amerika Serikat, Di Ruang Kerja Bupati Jayawijaya. (Ema)

Pada kesempatan berbeda Sekda Jayawijaya Yohanes Walilo mengakui, jika setelah diserahkannya materi LKPJ ke DPRD sejak Mei 2018, legislatif diharapkan dapat menyusun jadwal untuk lanjutkan sidang pembahasan.

“Kalau DPRD sudah bahas, tahapan berikut evaluasi di provinsi dimana dari evaluasi jika ada rekomendasi dari gubernur baru kita lanjut dengan materi perubahan yang akan didahului dengan KUA-PPAS baru dengan materi APBD perubahannya,” ujarya saat ditemui di Kantor Bupati, Selasa (03/07).

Menurutnya, materi perubahan telah disiapkan dan disusun, namun sesuai mekanisme DPRD harus menggelar sidang terlebih dulu baru dievaluasi, lalu materi dikirim.

Pemerintah daerah sendiri sudah menyurati DPRD, sehingga dalam waktu beberapa hari kedepan setelah hearing baru akan dilakukan evaluasi. (Vin/nn / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here