CUN Surabaya Berbagi Kebahagian dengan Siswa PAUD Ibele

0
377
CUN Surabaya Berbagi Kebahagian dengan Anak-Anak PAUD Ibele. (Ema/HPP)
Kota Wamena (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

WAMENA (LINTAS PAPUA) – Yayasan Cerita Untuk Negeri (CUN)  dari Surabaya, datang ke Kabupaten Jayawijaya untuk berbagi kasih bersama anak-anak PAUD dan SD yang ada di Distrik Ibele Kabupaten Jayawijaya.

Walaupun harus menempuh perjalan yang cukup jauh, dan melelahkan, dibawah sengatan terik matahari dan sempat tersirami dengan derasnya hujan yang menguyur wilayah Kabupaten Jayawijaya, tidak menghambat niat baik tim CUN untuk berkunjung ke Distrik Ibele Kabupaten Jayawijaya.

Kunjungan tim CUN ke Kabupaten Jayawijaya tepatnya Distrik Ibele, untuk memberikan bantuan sepatu kepada anak-anak yang ada di sana, serta membagi keceriaan melalui permainan lapangan yang langsung dibawakan oleh salah seorang tim CUN.

Pendiri dan sekaligus Pembina Yayasan Cerita Untuk Negeri (CUN) Astri Fransiska mengungkapkan, dirinya bersama rekannya Rianty Joanita mendirikan Yayasan CUN, dilatarbelakangi oleh minat baca yang mereka  miliki, untuk hal ini mereka berdua ingin berbagi kebiasaan itu kepada semua orang, lebih khusus mengajak anak-anak untuk lebih giat membaca.

Dikatakannya, berjalannya waktu, CUN melihat bahwa kebutuhan mendasar bukanlah hanya soal membaca, namun beberapa hal haruslah menjadi perhatian, seperti buku-buku, sepatu dan kebutuhan pendidikan lainnya.

Terdorong akan hal itu, dirinya bersama rekannya berinisiatif untuk membuat program  dalam rangka memberikan bantuan pendidikan kepada anak-anak yang ada di Papua, khususnya di Jayawijaya Distrik Ibele.

Kota Wamena dari Ketinggian dengan pemandangan yang luas (Eveerth Joumilena / Koran Harian Pagi Papua)

“Kita bukan sekedar mendongeng, tapi kita membuat program dengan melihat kebutuhan pendidikan dan kami bekerja sama dengan Presise, dan mendapatkan tanggapan yang bagus dan menyumbang sepatu untuk disalurkan,” kata Astri.

Dijelaskan, kegiatannya ke Kabupaten Jayawijaya akan melakukan kunjungan ke tiga tempat, diantaranya Paud Distrik Ibele, Rumah Belajar Wamena, dan setelah melakukan kegiatan di Wamena, tim CUN akan melakukan kunjungannya ke Sorong,  Raja Ampat ke tempat-tempat yang masih membutuhkan bantuan pendidikan.

Dikatakannya, kegiatan yang dilakukan CUN di Kabupaten Jayawijaya bekerjasama dengan Megan, (Putri dari Jhon Richard Banua) dan Jayawijaya Dirgantra, selain itu sponsor utama dari kegiatan CUN di Jayawijaya ialah Presise, serta beberapa orang tua murid, Akari Batik dan juga Olive Toko Dayshot.

Tidak lupa juga dirinya bersama tim CUN menghaturkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dalam hal ini Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya Jhon Richard Banua SE.M.Si beserta keluarga, juga kepada Jayawijaya Dirgantara yang telah membantu untuk pengiriman ke Kabupaten Jayawijaya.

Sementara itu, Wakil Yayasan CUN Joanita mengungkapkan, tujuannya ke Kabupaten Jayawijaya tepatnya langsung kepada rumah belajr dan PAUD di Distrik Ibele dan Kota Wamena, guna mengajak anak-anak yang ada di Wamena Kabupaten Jayawijaya untuk cinta membaca melalui dongeng.

Menurutnya, dengan membaca anak-anak bisa memiliki mimpi yang besar ,dan anak-anak dapat memahami dengan baik bahwa perbedaan itu indah, sehingga tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang buruk.

Dirinya berharap, kegiatan yang dilakukan CUN di Kabupaten Jayawijaya dapat menggerakan semua orang untuk mengiatkan kegiatan gemar membaca di Papua khususnya bagi anak-anak Papua.

“Kita ini besar di Papua pergi ke Jawa dan berhasil, sekarang kita pikirkan untuk membayar apa yang Papua pernah berikan kepada kami,” kata Joanita.

Menurutnya, semakin banyak orang yang bergerak untuk meningkatkan minat baca anak, secara otomatis akan membantu Indonesia dan khususnya Papua, untuk mengenal banyak hal melalui membaca.

Diakuinya, untuk ke Wamena Kabupaten Jayawijaya terutama ke Distrik Ibele memang tidak mudah, karena harus melalui medan yang begitu melelahkan, tetapi dengan rajin belajar, dirinya yakin anak-anak yang ada sekarang dapat mejadi pemimpin-pemimpin di masa depan. (Ema / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here