Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy, dalam sebuah kegiatan dan bersalaman dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. (FOTO PRIBADI YCW)
Presiden Indonesia, Ir. Joko Widodo, saat mengunjungi Kabupaten Asmat, tampak dengan menggendong anak – anak asli daerah setempat. (Brio Pers Setpres)

Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari menyambut dan sekaligus mendukung diluncurkannya (launching) Laporan Invetigasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Tanah Papua Tahun 2010-2018 yang diberi judul : “Sudah, Kasi Tinggal Dia Mati” pada Senin (2/7) di Jakarta dan Jayapura.

Sebagai Direktur Eksekutif LP3BH saya diundang hadir dan memberi pandangan sebagai penanggap dalam acara peluncuran laporan setebal 70 halaman tersebut di salah satu hotel di Jalan Ahman Yani-Jayapura kota Senin (2/7) bersama Kepala  Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey dan Pdt.Dora Balubun dari JPIC Sinode GKI di Tanah Papua.
LP3BH menyambut diluncurkannya laporan dari Amnesty Internasional tersebut sebagai sebuah dokumen penting dalam konteks situasi HAM di Tanah Papua yang dapat dijadikan sebagai data otentik untuk mendorong dilakukannya pemantauan dan penyelidikan dugaan Pelanggaran HAM yang Berat di Tanah Papua oleh Komnas HAM sesuai amanat UU RI No.26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM.
Kami juga menyambut Laporan berjudul : “Sudah Kasi Tinggal Dia Mati” ini sebagai sebuah catatan penting tentang situasi dan kondisi HAM di Tanah Papua, karena menunjuk pada angka 69 kasus pembunuhan di luar proses hukum terhadap 85 warga sipil orang asli Papua (OAP) yang diduga keras pelakunya adalah personil militer dan polisi Indonesia.

Sayang sekali karena hingga laporan Amnesty tersebut diluncurkan, para pelaku atau terduga pelaku dari ke-69 kasus tersebut baik dari jajaran TNI maupun Polri di Tanah Papua belum pernah diseret ke pengadilan yang berwenang guna mempertanggung-jawabkan perbuatannya menurut UU No.39 Tahun 1999 Tentang HAM maupun UU No.26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM.

Sekretaris Kedua Bidang dari Kedutaan Besar Kerajaan Inggris untuk Republik Indonesia di Jakarta, Mr.Robert Campbell-Davis, ditemani stafnya, Nur Alia dan Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari , Yan Christian Warinussy, di Manokwari, Kamis (13/7/2017). (Foto FerMan, Dokumentasi LP3BH)
LP3BH mendesak Komnas HAM untuk dapat menggunakan Laporan Situasi HAM Papua 2010-2018 berjudul : “Sudah Kasi Tinggal Dia Mati” ini sebagai data sekunder penting dalam melakukan tugas pemantauan dan penyelidikan situasi HAM di Tanah Papua sesuai amanat kedua undang undang tersebut.
Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo seharusnya dapat terlibat aktif dalam mendorong langkah penyelesaian secara hukum tanpa syarat terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua  tersebut baik secara hukum (judicial) menurut UU No.39 Tahun 1919 dan UU No.26 Tahun 2000.
LP3BH meminta Presiden Joko Widodo untuk segera merealisasikan janjinya sesuai pernyataannya pada 27 Desember 2014 di Jayapura yang berbunyi : “Saya ingin kasus ini (kasus dugaan planggaran HAM di Enarotali-Paniai, 08 Desember 2014) diselesaikan secepat-cepatnya. Agar tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Kita ingin sekali Tanah Papua sebagai tanah yang damai.”
Sebentar lagi akan ada pengajuan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden dari partai-partai yang “mengusung” Joko Widodo sebagai calon Presiden (capres), sehingga adalah tepat untuk meminta sekaligus menagih janjinya sebagai Presiden dalam memberi perlindungan hukum terhadap rakyatnya di Tanah Papua.
Yan Christian Warinussy, selaku Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari/Advokat dan Pembela HAM di Tanah Papua, (istimewa)
Sebagai Advokat dan Pembela HAM di Tanah Papua yang pernah meraih Penghargaan Internasional di Bidang HAM “John Humphrey Freedom Award” Tahun 2005, saya ingin mendesak Presiden Joko Widodo untuk tampil ke depan dan memerintahkan dilakukannya langkah-langkah konkrit dalam konteks penyelesaian dugaan pelanggaran HAM di Tanah Papua sepanjang lebih dari 50 tahun terakhir ini.
Peace,
Yan Christian Warinussy
Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari .-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here