IKT PAPUA dan Gerakan Cinta NKRI : Mengutuk Keras Aksi Penembakan Warga Toraja di Kenyam Kabupaten Nduga

0
1055
Pasukan keamanan TNI/Polri memperketat keamanan dan berusaha mengidentifikasi arah datangnya Serangan. Anggota Pos Yonif 755/Yalet yang melihat langsung KKSB memegang senjata langsung membalas tembakan tersebut. Tampak Situasi Aparat Keamanan di Kabupaten Nduga. (Pendam)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Ikatan Keluarga Toraja Provinsi Papua, dan Gerakan Nasional Rakyat Cinta NKRI Pusat, mengutuk dengan keras aksi penembakan yang terjadi di Kenyam Kabupaten Nduga Provinsi Papua, yang menewaskan tiga orang warga Toraja.

 

Penegasan tersebut disampaikan dihadapan para awak media baik media cetal, dan elektronik, dalam konfrensi Pers yang digelar di Jayapura,  Rabu (26/6/2018).

Kordinator Nasional Gerakan Rakyat Cinta NKRI, (Gercia) Pusat, Hendrik Yance Udam, mengutuk dengan keras tindakan yang tidak berperikemanusiaan yang menewaskan tiga warga Indonesia yang berasal dari suku Toraja.

 

“Kami mengutuk keras tindakan-tindakan yang tidak berperi kemanusiaan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila, yang terjadi di kenyam kabupaten Nduga” tegas Udam.

Udam meminta, kepada aparat berwajib, baik TNI/Polri agar mengusut tuntas kasus tersebut, dengan tidak pandang bulu. Pada kesempatan itu, Pembina IKT Provinsi Papua, Prof. DR. Yohanes Rante, SE, M.Si menyayangkan tindakan pembunuhan yang dilakukan secara keji oleh kelompok orang yang tidak dikenal terhadap warga negara Indonesia, warga Papua yang kebetulan dari suku toraja, sangat disayangkan.

 

“ini kebetulan warga kami Toraja berada di Kenyam karena dia adalah pelaku ekonomi, yang setiap saatnya menyuplai kebutuhan ekonomi, sehingga paling tidak memberikan sumbangsi, kontribusi kepada pembangunan ekonomi di Papua. Atas nama Pengurus IKT Provinsi Papua dan Kota Jayapura pihaknya merasa sangat prihatin atas kejadian ini, dan sangat berdukacita yang sedalam-dalamnya.

“mewakili seluruh badan pengurus ikatan Keluarga Toraja, Provinsi dan Kota Jayapura, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, atas kejadikan yang menimpa saudara kita Hendrik satu dan keluarganya. Kiranya arwahnya diterima disisih Tuhan Yang Maha Kuasa, dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan oleh Tuhan,”

 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Gerakan Rakyat Cinta NKRI, Daud Bija,SH meminta, TNI/Polri harus mengusut tuntas tindakan-tindakan yang tidak manusiawi itu. “sebagai manusia, sebagai keluarga kami mengecam keras,tindakan yang tidak manusiawi itu dan kami minta kepada aparat TNI/Polri untuk menangkap para pelaku dan mengadili sesuai dengan aturan Undang-undang yang berlaku di Negara ini. “untuk keluarga korban, kami ucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya,” terangnya.

 

Pada Kesempatan itu Ketua Gracin Provinsi Papua, Albert Ali Kabiay, Menghimbau kepada aparat TNI/Polri untuk menyelesaikan kasus ini dengan baik. Ali menyatakan ada tiga hal yang harus diselesaikan oleh TNI dan Polri, pertama, kepemilikan senjata api yang secara illegal, dimiliki oleh kelompok sipil bersenjata, kedua; aksi Terorisme, karena hal ini telah bersinggungan dengann Undang-undang terorisme yang telah disetujui oleh DPR dan Pemerinta beberapa bulan lalu.

Dan ketiga adalah elit politik dibelakang penembakan ini, setiap kali ada pilkada selalu saja ada penembakan, yang mengakibatkan masyarakat jadi korban.

Edi Patanduk selaku Wakil Ketua IKT Provinsi dan Ketua Dewan Pembina IKT Kota Jayapura, bertindak sebagai pemandu jalannya konfrensi pers, menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan aksi penembakan yang menewaskan warga Indonesia di Kenyam Nduga.

Pertama, Pihaknya menyampaikan turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa tersebut; kedua; meminta kepada seluruh warga masyarakat khususnya Toraja untuk teteap tenang untuk menyikapi persoalan tersebut,

 

Ketiga; meminta kepada aparat penegak hokum TNI/Polri agar serius menyelesaikan masalah penembakan yang terjadi di Kenyam, keempat; berharap kejadian seperi ini tidak terjadi lagi. “Keluarga korban menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian, untuk menegakkan aturan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di negara ini, dan kami mendoakan kepada pelaku untuk sadar dan tidak mengulangi perbuatannya, mengingat tanah ini adalah daerah injil,”

Diketahui bahwa selama ini masyarakat Toraja punya peran penting dan ikut membangun daerah Papua, namun peristiwa ini menjadi satu keprihatinan dan dukacita.

“Kami menghimbau agar semua masyarakat khususnya warga Toraja, KKSS untuk tetap tenang menyikapi masalah ini, dan kami berharap kepada aparat keamanan TNI/Polri agar betul-betuk menangani masalah ini sampai ditemukan pelaku, karena selama ini kasus yang sama terjadi kepada warga kami toraja tetapi tidak ada titik penyelesaiannya,”tegas Ketua IKT Kota Jayapura. (napi)

  1. kan yang menewaskan warga Indonesia di Kenyam Nduga.

Pertama, Pihaknya menyampaikan turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa tersebut; kedua; meminta kepada seluruh warga masyarakat khususnya Toraja untuk teteap tenang untuk menyikapi persoalan tersebut,

 

Ketiga; meminta kepada aparat penegak hokum TNI/Polri agar serius menyelesaikan masalah penembakan yang terjadi di Kenyam, keempat; berharap kejadian seperi ini tidak terjadi lagi. “Keluarga korban menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian, untuk menegakkan aturan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di negara ini, dan kami mendoakan kepada pelaku untuk sadar dan tidak mengulangi perbuatannya, mengingat tanah ini adalah daerah injil,”

Diketahui bahwa selama ini masyarakat Toraja punya peran penting dan ikut membangun daerah Papua, namun peristiwa ini menjadi satu keprihatinan dan dukacita.

“Kami menghimbau agar semua masyarakat khususnya warga Toraja, KKSS untuk tetap tenang menyikapi masalah ini, dan kami berharap kepada aparat keamanan TNI/Polri agar betul-betuk menangani masalah ini sampai ditemukan pelaku, karena selama ini kasus yang sama terjadi kepada warga kami toraja tetapi tidak ada titik penyelesaiannya,”tegas Ketua IKT Kota Jayapura. (napi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here