Gubernur Soedarmo Sayangkan Tingkat Partisipasi Pemilih di Papua Sangat Rendah

0
590
Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo, saat meninjau Tempat Pemungutan Suara di Kelurahan Waena dan sedang dijelaskan seorang staf kantor Kelurahan Waena, Ibu Serthina Youmilena. (Foto Lia Rumbekwan, Petugas KPPS Kelurahan Waena),
Gubernur dan Kapolda Papua serta unsur muspida Papua, saat berada di salah satu TPS di Kelurahan Waena. (Foto Lia Rumbekwan)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Penjabat Gubernur Papua Soedarmo menyayangkan tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daeerah gubernur 2018 yang dari pantauannya ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), sangat minim.

Sampai dengan pukul 11.30 WIT, rata-rata partispasi di TPS hanya sekitar 20 persen. “Kalau kita tanya petugas yang ada di situ jawabannya jumlah pemilih yang datang masih sedikit,” terang dia saat diwawancara pers, Rabu (27/) siang, usai rehat makan siang, Rumah Makan B-One Jayapura .

Ia menduga, minimnya partisipasi pemilih dikarenakan ada ketidakcocokan data (nama) antara daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan KPU Papua dengan hasil coklit (pencocokan dan penelitian) di lapangan.

 

“Contoh ada nama yang masuk di TPS A, setelah keluar DPT mereka masuk di TPS B. Nah ini berpengaruh terhadap partisipasi pemilih di TPS. Sehingga kemungkinan (kesalahannya) ada pada penyelenggara. Tapi nanti dinilai sendirilah,” serunya.

Sementara itu,  Kapolda Papua, Irjon Pol Boy Rafli Amar memastikan pelaksanaan Pilkada di sejumlah daerah berjalan aman. Lebih khusus untuk Kota Jayapura, berada dalam situasi yang terkendali.

Bukti Ikut Melakukan Pencoblosan pada Pilgub Papua 2018. (LintasPapua.com)

Sementara menyoal pelaksanaan pengamanan oleh pihak TNI/Polri, dia menyatakan, aparat yang ditempatkan pada TPS akan meninggalkan tempat tugas setelah perhitungan suara rampung. “Bahkan nanti petugas akan mengawal saat surat suara itu diantar ke Panitia Pemilihan Distrik (PPD) untuk selanjutnya keperluan rekap di wilayah kabupaten atau kota setempat,” terang dia.

Dia tambahkan, pada prinsipnya aparat TNI/Polri netral dan tak terlibat dalam proses perhitungan suara di TPS. Hanya saja, mereka mengawal logistik yang di distribusi.

“Yang pasti pihak kepolisian dalam hal ini sangat netral dan tidak dalam upaya untuk memihak kepada calon tertentu dalam Pilkada Gubernur maupun Pilbup di tujuh kabupaten dan kota,” tuturnya.

Proses Penghitungan Suara di TPS 15 di Lapangan Cigombong Kotaraja Dalam,, Kelurahan Vim, Distrik Abepura. (LINTASPAPUA.COM)

Sebelumnya, ombongan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) Provinsi Papua dibawah pimpinan Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo turun langsung memantau proses pencoblosan di beberapa wilayah yang ada di Kota Jayapura, Rabu pagi.

Rombongan Forkompimda mengecek kesiapan di TPS 30 Rusunawa Perumnas III Waena, TPS 10 Kampung Waena, Distrik Heram, TPS 24 Kecamatan Abepura, Kelurahan Awiyo, TPS 30 Lapas Abepura dan TPS 05 Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, Kota Jayapura. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here