Poin Senegal Terlepas Saat Jepang Tahan Imbang 2 – 2

0
373
Dalam pertandingan ini, Jepang menurunkan bintang-bintangnya seperti Yuto Nagatomo, Makoto Hasebe, Shinji Kagawa dan Keisuke Honda terlihat menang dalam pola dan teknik permainan. Namun, Senegal yang menurunkan Kalidou Koulibaly, Mbaye Niang dan Sadio Mane unggul secara fisik, kecepatan dan serangan balik.
Pelatih Kepala, Aliou Cisse adalah kapten Senegal selama debut 2002 mereka, yang melihat mereka menindaklanjuti bahwa kemenangan pembukaan yang luar biasa melawan Prancis untuk mencapai perempat final. (ISTIMEWA)

PIALA DUNIA 2018  –  Pelatih Senegal Aliou Cisse mengkritik timnya karena membiarkan Jepang menyamakan kedudukan dua kali dalam pertandingan lanjutan Grup H Piala Dunia mereka pada Minggu dan mengatakan dia mengharapkan lebih banyak dari bek tengah Kalidou Koulibaly dan Salif Sane.

Dalam laga dengan hasil akhir imbang 2-2 yang menyesakkan dada itu, tim Afrika itu unggul lebih dahulu melalui Sadio Mane sekaligus mendominasi untuk sebagian besar babak pertama sampai Takashi Inui menyamakan skor lewat tembakan melengkung untuk Jepang. Setelah turun minum, Jepang melakukan sebagian besar serangan.

“Tentu saja ada penyesalan tetapi kami harus mengatakan kami tidak melihat tim Senegal yang hebat malam ini dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya saat melawan Polandia,” kata Cisse.

“Terlepas dari kenyataan kami unggul dua kali, apa yang menyebalkan bagi saya adalah dua gol yang kami bisa kebobolan,” tambahnya dan menuduh para pemainnya kurang ketat dan konsentrasi.

“Yang saya tahu adalah pada level kompetisi ini dengan para pemain kita saat ini, yang berkelas dunia, ini adalah gol yang dapat dihindari. Itu sangat jelas.” Meskipun ia tidak merinci kesalahan tersebut, komentar itu benar-benar berlaku untuk Keisuke Honda yang membuat skor menjadi imbang 2-2, setelah pemain belakang Moussa Wague membuat Senegal kembali unggul untuk kedua kalinya.

“Tim terbaik di lapangan adalah Jepang, kami harus mengakui,” kata Cisse, yang pernah menjadi kapten saat memimpin Senegal ke perempat final pada Piala Dunia 2002. “Kami mendapatkan bola dan kemudian kami kehilangannya … Saya pikir ada ada banyak kesalahan teknis, terlalu banyak.” Ia juga tidak menahan diri untuk menganalisis kinerja para pemain kuncinya yang lebih buruk dari pemain utama.

Mane lebih tampil mengesankan saat menang 2-1 melawan Polandia tetapi Cisse mengatakan: “Ya, tentu saja dia bisa lebih baik lagi.” Dan dia juga menyatakan khawatir tentang sejauh mana striker Jepang Yuya Osako mampu menekan pertahanannya.

“Apakah itu Sane atau Koulibaly, mereka pemain hebat. Saya pikir mereka mungkin kurang bagus saja hari ini,” katanya. “Kita akan berusaha untuk itu. Koulibaly harus menunjukkan kualitasnya, dan Sane juga sama saja.” Senegal, yang tetap memimpin grup dengan empat poin, akan menghadapi Kolombia pada Kamis dan masih memiliki peluang besar melaju ke babak 16 besar.

Sementara itu, penyerang Mane mengatakan kepada wartawan: “Jujur saja, kami semua kecewa. Tentu saja ada cara bagi kami untuk memenangkan pertandingan dan kami tidak melakukannya.

“Sangat penting untuk mendapat poin itu dan kami akan menghadapi pertandingan yang menentukan. Kami akan mencoba mengelola hal ini dan membuat trend positif agar lolos ke babak 16 besar.” (ANT / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here