463 Tenaga Honorer Jayawijaya Resmi Diangkat Jadi ASN

0
1323
Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo, secara simbolis menyerahkan SK pengangkatan 463 pegawai honorer menjadi ASN. (ISTIMEWA/HPP)

WAMENA (LINTAS  PAPUA)   –  Sebanyak 463 tenaga honorer di lingkungan pemerintah Kabupaten Jayawijaya, kini resmi berstatus menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), setelah diangkat dan diambil sumpah janjinya, Senin (25/6/2018).

Pengangkatan dan pengambilan sumpah janji sebagai seorang ASN dipimpin langsung oleh Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo disela-sela apel pagi perdananya, masuk kembali memimpin Kabupaten Jayawijaya yang sebelumnya cuti kampanye pencalonannya sebagai Gubernur Papua periode 2018-2023.

Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo mengatakan, pengangkatan ini sebagai wujud apresiasi bupati dan wakil bupati kepada seluruh tenaga honorer yang telah bekerja keras dan mengabdi bekerja di pemerintahan Jayawijaya dengan massa waktu yang panjang.

“Ini hasil usaha saya selaku bupati bersama wakil bupati, karena di Papua ini dari 29 kabupaten/kota hanya Jayawijaya yang saat ini telah mengangkat pegawai honorer menjadi ASN, melalui program ASN,” kata Wempi Wetipo.

Menurut Wempi, hal ini merupakan komitmen bupati dan wakil bupati untuk melihat nasib K2 atau honorer yang telah bekerja bertahun-tahun.

“Saya berharap tidak ada demo-demo dari kabupaten lain, lantaran di Jayawijaya ada pelantikan ASN, sementara di kabupaten lain belum ada. Soal mereka bisa laksanakan tugas sebagai honorer dengan baik atau tidak, itu tanggungjawab mereka dengan Tuhan yang penting tanggungjawab kita sudah kerjakan,” kata Wempi.

Wempi berharap, agar seluruh pegawai honorer yang belum diangkat bisa bersabar dan tetap bekerja dengan sungguh-sungguh sebagai pelayan masyarakat. Sedangkan untuk pegawai berstatus ASN, mari pertanggungjawabkan kepercayaan yang telah diberikan Negara kepada kita. “Jangan setelah menjadi ASN, malah kinerja kita semakin menurun,” pungkasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jayawijaya, Hironimus Huby mengatakan, pengangkatan tenaga honorer ini terdiri dari golongan III 26 orang, golongan III 306 orang, golongan I 131 orang.

“Ini formasi 2012-2013 sebanyak 477 orang, tetapi dalam sementara proses ada yang tidak mengumpulkan berkas dan ada yang meninggal, sehingga kita serahkan SK ASN sebanyak 463 ASN yang tersebar di seluruh OPD,” kata Hironimus Huby.

Sementara itu, Aksamina Siep yang baru dilantik menjadi ASN mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan lantaran resmi kini berstatus ASN, setelah 15 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer di Pemda Jayawijaya.

“Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah mengangkat kami sebanyak 463 orang menjadi ASN. Tentu ini menjadi penghargaan yang sangat berharga diberikan kepada saya. Saya hanya bisa katakana terima kasih atas perjuangan bupati terhadap kami,” kata Aksamina yang kini bekerja di Posyandu. (Red / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here