Disperindagkop dan UKM Akui Masyarakat Berminat Dirikan Koperasi

0
554
Taman di Perbatasan Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Taman yang berdekatan dengan PLBN ini kini menjadi daerah yang paling sering dikunjungi warga Jayapura. (Erwin /HPP)
Kota Abepura, menjadi pemandangan bagi pemukiman masyarakat. Masyarakat wajib melakukan perekaman E-KTP. (Eveerth Joumilena /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di wilayah Kota Jayapura, mengakibatkan banyak minat masyarakat untuk mendirikan koperasi diwilayah Kota Jayapura.

 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura, Ahmad Musa,  di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (22/6/2018).

 

“Tapi saya lihat-lihat juga ini, latar belakangnya karena mungkin untuk mendapatkan dukungan pemerintah dan pihak tertentu, atau kepentingan sesaat,” tandasnya.

 

Berdasarkan datanya, jumlah koperasi saat ini ada 199, namun yang aktif antara 70-80.

 

“Dari Januari-Juni 2018 sudah ada 15 koperasi yang didirikan dari kalangan masyarakat umum,” sambungnya.

 

Musa menerangkan untuk bisa mendirikan koperasi harus jelas, yaitu memiliki gedung sendiri, modal, sumber daya manusia berkualitas, agar koperasi terkelola dengan baik.

 

“Kalau tidak, pasti cepat tutup. Jangan mengurus koperasi untuk kepentingan sendiri. Kami terus mendorong notaris pembuat akta koperasi agar pendirian koperasi bisa terdaftar di kami. Pendaftaran badan hukum koperasi dan perubahan anggaran dasar koperasi sekarang dilakukan secara online,” tambahnya. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here