Hari ini Penutupan, Papua Original Akan Tampil di Malam Puncak FDS XI 2018

0
832
Sekda Kabupaten Jayapura, Drs. Yerry F. Dien, M.Si, Ketua Tim Pelaksana FDS XI, Septinus Rumaseb didampingi Manager Papua Original Milda Riri Masse dan Music Director Papua Original Eto Riri Masse ketika memberikan keterangan pers, di Kawasan Wisata Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat (22/6/2018). (Irfan/HPP)
Pada acara pembukaan Selasa (19/6/2018), Bupati Mathius dalam sambutannya mengatakan, iven Festival Danau Sentani (FDS) terus berlangsung secara terus-menerus tiap tahun tanpa henti hingga kali ini di penyelenggaraan festival ke-XI tahun 2018. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Papua Original (PO) Band akan memeriahkan malam penutupan Festival Danau Sentani (FDS) Ke-XI Tahun 2018 pada Sabtu (23/6/2018) di Kawasan Wisata Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Penampilan Papua Original (PO) merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan festival yang diinisiasi oleh panitia penyelenggara dalam hal ini Tim Percepatan FDS XI Tahun 2018.

Ketua Tim Percepatan FDS XI Tahun 2018, Septinus Rumaseb ketika memberikan keterangan kepada awak media di lokasi FDS Kawasan Wisata Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat (22/6/2018) kemarin pagi itu menyebutkan penampilan Papua Original (PO) diharapkan dapat memberikan daya tarik bagi masyarakat untuk menghadiri iven tersebut.

Septinus Rumaseb menambahkan, selain menghadirkan Papua Original (PO), acara malam penutupan FDS tersebut juga akan menampilkan tarian kolosal, dan sejumlah perlombaan yang dilakukan di atas danau.

“Untuk acara penutupan besok (hari ini), kami dari Tim Pelaksana FDS XI sudah sangat siap sekali dan berbagai hal kami sudah koordinasikan dalam rangka mempersiapkan malam penutupan FDS nanti. Nah, pada siang hari ini (kemarin) juga kami akan melakukan rapat koordinasi lagi, untuk mengecek seluruh kesiapan pendukung-pendukung acara yang akan ditampilkan pada acara penutupan, katanya.

Rangkaian kegiatan pada malam puncak (penutupan) FDS XI Tahun 2018, kata Septinus, bahwa sesuai dengan schedule yang terakhir dari seluruh penyelenggaraan FDS terkait dengan rundown, pagi harinya ada beberapa kegiatan perlombaan yang akan berlangsung diatas danau. Sementara untuk persiapan acara penutupan FDS XI, pihaknya akan tampilkan atraksi tarian kolosal.

“Kita akan tampilkan 120 orang pelajar baik tingkat SMP maupun SMA dalam atraksi tari kolosal, yang didukung dengan tekhnik video mapping. Juga sekaligus dengan performance dari Papua Original di malam puncak FDS XI,” ungkapnya.

Lanjut Septinus, untuk penampilan Papua Original (PO) dalam mengisi acara penutupan festival ini sudah berada di lokasi FDS. Selain performance pada acara penutupan, Papua Original akan tampil sore hari ini (kemarin) lebih awal untuk menghibur masyarakat pengunjung FDS.

“Jadi, untuk rundown besok (hari in) seperti pendukung acara yang ada di Lapangan Theys itu kami pindahkan ke lokasi FDS di Pantai Khalkote, guna mengumumkan hasil-hasil juara dari setiap perlombaan yang dilakukan dalam Festival Muda Khenambay Umbay. Tapi, acara penutupan besok (hari ini) lebih banyak kegiatan perlombaan yang berlangsung diatas danau, termasuk juga penampilan tarian kolosal dan performance Papua Original,” tukasnya.

Sementara itu, Milda Riri Masse selaku Manager Papua Original (PO) menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pihak panitia FDS XI Tahun 2018 yang telah mengundang Papua Original untuk performance pada acara puncak penutupan FDS kali ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana FDS, karena kami bisa diundang untuk tampil ke acara yang cukup sakral dan ikon buat Papua yakni, Festival Danau Sentani ini. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih karena ini exicited banget, apalagi Danau Sentani ini adalah salah satu ikon wisata yang harus kita angkat untuk Provinsi Papua,” ucapnya.

Biasanya kita dari Papua Original (PO) tampil di ajang-ajang yang boleh diperhitungkan diitingkat nasional ata iven yang bertaraf Nasional maupun Internasional. Namun pada saat kami diundang ke iven FDS itu sesuatu yang amat sangat luar biasa buat Papua Original, sambung Milda.

Papua Original (PO) dalam setiap performance, kata Milda, selalu menomorsatukan penampilan terbaik, apalagi tampil untuk kegiatan yang amat sangat menjadi ikon budaya bagi Papua ini.

“Persiapan untuk nanti malam (kemarin), kita akan performance selama dua jam untuk menghibur masyarakat pengunjung FDS. Kemudian untuk performance di malam puncak atau penutupan FDS itu, kita akan tampil selama setengah jam (30 menit), katanya.

Papua Original (PO) merupakan grup band musik akan mempersembahkan penampilan dengan mengusung campuran aliran musik seperti lagu etnik dan juga lagu modern.

“Pasti kami tidak keluar dari konten budaya, karena untuk penampilan besok (hari ini) kami tampilkan full etnik. Apalagi kami memang basic nya adalah musik tradisi, bagaimana kami membuat bahan dasar sagu menjadi sebuah makanan yang bisa di makan oleh orang banyak, beber Eto Ririmase selaku Music Director dari Papua Original (PO).

“Jadi, aliran musik kami berlatar belakang Papua, apalagi lagu-lagu kami banyak lagu-lagu Papua. Namun kami mengemasnya dengan sedikit modern, supaya bukan hanya orang Papua saja yang menikmatinya. Tetapi, semua orang bisa menikmati musik yang kami bawakan, tambah Eto.

Beberapa performance atau penampilan Papua Original baik di ajang Nasional maupun internasional, pihaknya selalu membawa ikon-ikon Papua baik dari sisi lagu atau pakaian itu basicnya dipadukan dengan ikon Papua.

Bahkan untuk mengkampanyekan tentang budaya Papua seperti melestarikan sumberdaya alam, save (selamatkan) burung Cenderawasih dan menjaga kebersihan lingkungan itu selalu kami persembahkan dalam setiap performance, tukas Milda didampingi Eto. (Irfan / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here