Pendukung Fanatik Piala Dunia 2018 Harus Sewajarnya

0
471
MOSCOW, RUSSIA - JUNE 16: Lionel Messi of Argentina looks on during the 2018 FIFA World Cup Russia group D match between Argentina and Iceland at Spartak Stadium on June 16, 2018 in Moscow, Russia. (Photo by Ryan Pierse/Getty Images)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kapolres Jayapura, AKBP Victor Makbon menghimbau kepada masyarakat yang mengklaim diri sebagai pendukung fanatik pada salah satu tim atau negara yang berlaga di Piala Dunia 2018, untuk tidak berlebihan dalam eforia yang bisa merugikan pihak lain.

 

“Eforia boleh-boleh saja, tapi jangan terlalu berlebihan sehingga merugikan pihak lain, seperti karena menang terus eforianya ke mana-mana, bikin ulah dengan pendukung lainnya. Begitu juga bagi pendukung tim yang kalah, untuk tetap tenang dan tidak membrutal,” kata Victor di Khalkote, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (19/6/2018).

 

Disinggung soal penggunaan bendera dan simbol negara lain, menurut Victor, selama benda-benda itu dihargai tanpa mengurangi rasa cinta kepada negara sendiri, hal itu wajar saja.

 

“Ya, menurut saya mereka memasang bendera negara pendukung karena momen Piala Dunia saja, dan itu hanya bagian dari semangat sebagai supporter. Jadi, tidak begitu dikuatirkan,” katanya.

 

Yang menjadi kekuatiran, lanjut Victor, justru soal ketertiban di jalan raya, sehingga diharapkan masyarakat pendukung tim Piala Dunia tidak ugal-ugalan dan menghargai pengguna jalan lainnya.

“Kita akan tertibkan yang pengendera bawa motor sambil gas-gas kencang (blayer), karena ini sangat merugikan pengendara atau pengguna jalan lainnya,” terangnya.

 

Selanjutnya mantan Kapolres Mimika ini juga mengingatkan para pendukung untuk tidak mengonsumsi minuman keras (miras) yang acapkali menimbulkan prilaku negatif.

“Makanya kita juga akan razia miras untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama momen Piala Dunia dan Pilgub nanti,” tandasnya. (Lea / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here