Gubernur Soedarmo   Siap Sanksi  Berat  ASN  Yang  Tambah  Libur

0
374
Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo., dalam sebuah kegiatam. (Erwin /HPP)
Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo, saat memberikan keterangan pers. (Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS    PAPUA )  –  Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo memastikan bakal memberi sanksi berat bagi aparatur sipil negara (ASN) yang menambah waktu liburan, pasca libur Idul Fitri selama 10 hari (11 s/d 20 Juni 2018).

Dia berharap waktu liburan selama 10 hari dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh ASN untuk bertemu dengan keluarga. Selanjutnya, kembali melaksanakan tugas secara profesional sebagai abdi negara atau pelayan rakyat, pada Kamis, 21 Juni 2018 (hari ini).

“Sudah ada dalam surat edaran libur selama 10 hari. Memang ini ada kecenderungan libur diperpanjang. Sebab kita ini (sebagai ASN) ada kecenderungan mau dikasi (libur) sedikit, akhinya diperpanjang. Dikasi panjang tambah diperpanjang lagi”.

“Karenanya bagi yang menambah libur, akan benar-benar dikasi sanksi,” terang Soedarmo kepada pers, di Jayapura, kemarin.

Menurut dia, pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, pihaknya sudah menginstruksikan untuk menggelar apel pagi bagi seluruh ASN di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura. Pihaknya pun mengingatkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar hadir dan menjadi contoh yang baik bagi staf.

ASN di lingkugan Pemprov Papua saat apel pagi di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura. (Erwin / HPP)

“Jangan justru pimpinan OPD-nya yang tidak masuk. Saya pun akan kasi sanksi tegas bagi kepala OPD yang tak kerja. Apalagi kalau pimpinan OPD-nya tidak masuk kerja tanpa keterangan. Akan saya kasi sanksi. Tulis ini biar dibaca,” tegas jenderal purnawirawan bintang dua ini.

Ditanya soal sanksi apa yang bakal diberi, Soedarmo enggan membeberkan. Yang pasti, menurutnya, sanksi yang diberikan ada pentahapan sebagaimana aturan perundang-undangan.

“Kalau soal sanksi pasti kita tegas. Namun yang perlu diingat bahwa kita ingin seluruh ASN itu bisa meningkatkan disiplin kerja dan patuh pada aturan. Jika sudah waktunya berkantor laksanakan tugas sebagaimana mestinya”.

“Sehingga aktivitas pelayanan pembangunan dan kemasyarakatan diatas tanah ini, bisa berjalan sebagaimana mestinya,” harap dia. (Win / Koran Harian Pagi Papua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here