Ribuan Umat Muslim  Sentani  Sholat Ied di Masjid Agung Al-Aqsha

0
681
hikmah Idul Fitri 1 Syawal 1439 H ini juga merupakan seruan kepada diri sendiri serta seluruh umat yang ada di Kabupaten Jayapura. Mari kita buka pintu maaf kepada siapapun, yaitu kita mohon ampun kepada Allah dan juga kita membuka hati kita untuk saling memaafkan serta kita tebarkan perdamaian ke seluruh umat. (Irfan / HPP)

Ustadz H. Sakaruddin, S.Pd, M.M., ketika memberikan ceramah sholat Ied Idul Fitri 1439 Hijriyah di Halaman Masjid Agung Al-Aqsha Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (15/6/2018) pagi lalu (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –  Ribuan umat Muslim melaksanakan sholat Ied Idul Fitri 1439 H, di Halaman Masjid Agung Al-Aqsha Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (15/6/2018) pagi pukul 07.00 WIT.

 

Sebelum dimulai sholat Ied Idul Fitri terlebih dahulu dikumandangkan ema takbir oleh sekitar dua ribuan umat Muslim yang memadati halaman Masjid Agung Al-Aqsha sejak pagi. Sebagai imam adalah Ustadz Taufiq Muhammad dan khotib adalah Ustadz H. Sakaruddin, S.Pd, M.M.

 

Dalam ceramahnya, Ustadz. H. Sakaruddin, S.Pd., M.M. mengatakan, 1 Syawal 1439 Hijriyah ini merupakan hari kegembiraan bagi seluruh umat Muslim sebagai wujud kemenangan. Karena satu bulan penuh telah melaksanakan perintah Allah S.W.T. untuk menahan hawa nafsu, lapar dan dahaga guna mengharapkan ridho Allah SWT.

 

Sungguh beruntunglah orang-orang yang mampu menahan hawa nafsunya, lapar dan juga dahaganya selama sebulan penuh. Bukan saja di yaumil mahsyar, tak kala di hujung hajat nantinya orang tersebut akan mendapatkan ganjaran yang setimpal yaitu, khusnul khotimah, katanya.

Ribuan umat Muslim melaksanakan sholat Ied Idul Fitri 1439 H, di Halaman Masjid Agung Al-Aqsha Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (15/6/2018) pagi pukul 07.00 WIT. (Irfan / HPP)

Sakaruddin juga menyebutkan, celaka dan binasa umat Muslim dikala bulan Syawal tiba, tapi amal ibadahnya tidak di terima oleh Allah sebulan penuh dan Allah tidak mengampuni segala dosa-dosanya.

 

Umat tersebut, adalah anak yang durhaka kepada orang tuanya, istri yang durhaka kepada suaminya dan umat Muslim yang tidak mau memaafkan saudaranya sesama Muslim, sebut pria yang pernah menjabat sebagai Kepala DKPP Kabupaten Jayapura itu.

 

Selain itu, Sakaruddin menyampaikan, hikmah dari khutbah Idul Fitri 1 Syawal 1439 H ini juga merupakan seruan kepada diri sendiri serta seluruh umat yang ada di Kabupaten Jayapura.

Mari kita buka pintu maaf kepada siapapun, yaitu kita mohon ampun kepada Allah dan juga kita membuka hati kita untuk saling memaafkan serta kita tebarkan perdamaian ke seluruh umat. Sehingga apa yang di sabdakan oleh baginda Rasulullah SAW, bahwa kita senantiasa menjadi umat yang membawa Rahmatan lil Alamin atau Rahmat untuk seluruh alam,” ujarnya.

 

Artinya, kata Sakaruddin, membawa misi perdamaian yakni, menghubungkan diri kita kepada Allah (Hablunminallah) dan menjaga hubungan baik serta membawa kedamaian bagi seluruh umat manusia (Hablunminannass), yang tidak tersekat oleh budaya, suku dan agama apapun.

 

“Karena kita semua di ciptakan dari Allah SWT yang sama, dan kita juga akan kembali kepada Allah. Itulah yang menjadi pesan-pesan dari Idul Fitri ini, untuk itu mari kita jaga kerukunan, baik itu kerukunan budaya dan kerukunan umat beragama. Apalagi kita di Kabupaten Jayapura ini telah ditetapkan pada tahun 2016 lalu menjadi daerah zona integritas kerukunan. Semoga Idul Fitri ini senantiasa membawa keberkahan bagi kita semua,”  tukasnya.

Sebelum dimulai sholat Ied Idul Fitri terlebih dahulu dikumandangkan ema takbir oleh sekitar dua ribuan umat Muslim yang memadati halaman Masjid Agung Al-Aqsha sejak pagi. Sebagai imam adalah Ustadz Taufiq Muhammad dan khotib adalah Ustadz H. Sakaruddin, S.Pd, M.M. (Irfan / HPP)

Usai sholat Ied dan mendengarkan ceramah terlihat ribuan umat Muslim saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan. Kegiatan sholat Ied Idul Fitri ini dihadiri Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, Anggota DPR RI Dapil Papua H. Sulaiman L. Hamzah, Wakapolres Jayapura Kompol Iip Syarif Hidayat dan Kabag Sumda Polres Jayapura AKP Mansyur.

 

Kegiatan sholat Ied Idul Fitri ini juga mendapat pengamanan dari petugas TNI dan Kepolisian Polres Jayapura serta puluhan pemuda Katholik. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here