KPU Keerom Gelar Rapat Koordinasi Logistik Pilgub 2018

0
582
Suasana Rapat Koordinasi KPU Keerom dan PPD se-Keerom dalam rangka persiapan pendistribusian logistik Pilgub 2018 yang digelar kemarin. (Arif / HPP)
Ketua KPU Keerom, Bonefasius Bao, SIP, MA.. (Arif /HPP)

KEEROM (LINTAS  PAPUA) – Dalam rangka mempersiapkan diri sebagai penyelenggara Pilgub hingga jajaran di PPD dan PPS, maka KPU Keerom menggelar Rapat Koordinasi Pendistribusian Logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun 2018. Ketua KPU Keerom, Bonefasius Bao SIP, MA, memimpin kegiatan ini yang dilaksanakan kemarin (20/6) di Aula Kantor Bappeda Keerom.

 

Seluruh PPD di Kabupaten Keerom menghadiri kegiatan ini. Selain itu hadir juga Sekretaris KPUD Keerom, Noak Wasanggai, Komisioner KPU Divisi Logistik, Silvester Wogan SH, Para Staff KPUD Keerom, Para Ketua PPD se Kab. Keerom bersama anggota dan Sekretariat PPD.

Ketua KPU Keerom, Bonefasius Bao, dalam kesempatan itu mengemukakan bahwa pendistribusian logistic Pilgub akan dilakukan sesuai jadwal tanggal 24—25 Juni.

 

‘’Karena pencoblosan akan dilakukan pada tanggal 27 juni, maka tanggal 24—25 akan kita distribusikan logistik ke PPD, selanjutnya kita harapkan keesokan harinya tanggal 26 sudah diditribusikan ke PPS dan TPS-TPS yang ada di 91 kampung di Keerom,’’ungkapnya pada kesempatan tersebut.

 

Namun, menurutnya, meskipun secara umum tanggal 24-25, untuk beberapa kampung yang jauh dan sulit terjangkau maka akan dilakukan distribusi segera. Hal ini seperti yang dilakukan untuk Distrik Towe, dan beberapa kampong di Distrik Web, Senggi, Kaisenar, Yaffi dan Arso.

 

 

‘’Kalau Towe kita geser ke Sentani besok (hari ini, red) selanjutnya akan terbang keesokan harinya ke Towe, lalu masih ada beberapa kampong yang harus jalan kaki lagi. Demikian pula untuk Sawabom di arso Kota, juga beberapa kampong di Kaisenar, Web, Yaffi dan Senggi ada yang jalan kaki dan juga menggunakan perahu speed, semua ini kita utamakan untuk didahulukan,’’ungkapnya lagi.

 

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan ketua PPD, agar bekerja dengan baik dalam pendistribusian kali ini.

 

‘’Saat distribusi kotak suara akan dilakukan pembuatan surat pernyataan, apabila pendistribusian kotak suara tidak beres maka kita akan coret dari ketua PPD, jadi diharapkan tanggung jawabnya bapak dan ibu sekalian dalam hal apapun apalagi adminitrasi yang notabenenya sangat penting, hal-hal atau kesalahan sekecil apapun yang berdampak besar harus di minimalisir kalau perlu tidak ada kesalahan di lapangan,’’tegasnya.

 

Pada kesempatan terakhir dilakukan Tanya jawab dengan PPD terkait hal teknis menjelang makin dekatnya pelaksanaan pencoblosan Pilgub 2018 pada tanggal 27 Juni mendatang. Pada umumnya semua PPD menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan dan mensukseskan Pilgub 2018.

 

‘’Mari semua mekanisme ini dipahami dengan baik, saling mengoreksi antara ketua dan anggota dilapangan, tidak boleh hanya satu dua orang yang bekerja, diharapkan kerjasamanya, harapan kita semua bisa melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik, semua kendaraan yang digunakan dalam pendistribusian kotak suara akan dicatat mulai dari kepemilikan sampai dengan surat kelengkapan kendaraan tersebut,’’pungkasnya.(Rif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here