Festival Muda Khenambai Umbai  Bangkitkan Potensi  Generasi Papua

0
826
TRIO Papua ikut meramaikan Festival Khenambai Umbai dengan suatra - suara terbaik lagu Papua, yang berlangsung di Lapangan Theys Eluay. (Facebook Mich Cone 19 Juni )
Tampak Tarian Papua dalam Festival Muda Khenambai Umbai. Festival dimulai dengan deklarasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2018 untuk tiga kategori asli dari Kabupaten Jayapura yakni, Kampung Adat Terpopuler (Desa atau Kampung Yokiwa), Cinderamata Terpopuler (Lukisan Kulit Kayu) dan Ekowisata Terpopuler (Cenderawasih Nimbokrang), yang dilakukan oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, bersama sejumlah pejabat daerah. (Irfan / HPP)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Festival Muda Khenambai Umbai yang merupakan rangkaian dalam kegiatan iven Festival Danau Sentani (FDS) secara resmi dimulai pada Selasa (19/6/2018) sore.

 

Festival Muda Khenambai Umbai atau wadah panggung bagi anak muda untuk menampilkan sejumlah kreatifitasnya ini dihelat di Lapangan Theys H. Eluay Kota Sentani dibuka secara resmi oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw bersamaan dengan Festival Danau Sentani (FDS) ke-XI Tahun 2018 di Kawasan Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Selasa (19/6/2018) pagi.

 

Festival dimulai dengan deklarasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2018 untuk tiga kategori asli dari Kabupaten Jayapura yakni, Kampung Adat Terpopuler (Desa atau Kampung Yokiwa), Cinderamata Terpopuler (Lukisan Kulit Kayu) dan Ekowisata Terpopuler (Cenderawasih Nimbokrang), yang dilakukan oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, bersama sejumlah pejabat daerah.

“Ya, agenda atau rundown di Festival Danau Sentani  (FDS) inikan terbatas, dan hampir tidak ada ruang banyak untuk generasi muda. Oleh karena itu, kita coba kasi satu fasilitas di lapangan Theys ini. Supaya anak-anak muda ini bisa punya ruang yang luas untuk berkreasi di bidang kesenian, tetapi juga ada beberapa agenda-agenda lain yang nanti panitia akan siapkan, baik di sore ini (Selasa, 19/6 lalu) dan hari Rabu (20/6) ini,” ungkap Mathius Awoitauw.

 

Sehingga, tambah Bupati Mathius, pihaknya mencoba dengan festival Muda Khenambai Umbai ini, kalau festival ini bisa di respon dengan baik dan bagus mungkin dalam waktu-waktu yang akan datang, pihaknya akan mencoba rencanakan lebih baik lagi.

 

“Meski hanya rangkaian kegiatan dalam FDS 2018, namun Festival Muda Khenambai Umbai ini mampu menyedot antusiasme masyarakat di setiap kampung di Kabupaten Jayapura maupun di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom yang mampu mengkreasikan seni tari tradisional, modern dance dan stand up comedy di lapangan terbuka seperti ini.

 

 

“Saya bangga, wah ternyata ada kreasi-kreasi baru dari seni tari dan juga ada hal-hal lain. Mungkin bukan saja usia-usia seperti saat ini yang pentas sekarang, tapi bisa usia di bawahnya lagi. Bisa juga kita buat per kategori umur, namun tetap di usia muda seperti usia 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan seterusnya. Kayak sekolah sepak bola (SSB), yang bisa kita buat ada olahraga dan juga ada seni didalamnya,” ujar Bupati Mathius.

 

“Saya pikir hal ini sangat bagus, apalagi masih dalam waktu liburan seperti ini. Jadi, anak-anak usia sekolah baik di tingkat SD, SMP dan SMA bisa berkreasi disini. Kita coba dulu dengan festival ini, dengan keterbatasan ini,” tambahnya.

 

“Kelihatannya juga sudah direspon positif dan ini akan menjadi catatan penting untuk kita coba lakukan. Memang di Jayapura ini, kita miskin dengan ruang-ruang publik atau terbuka yang kita sediakan untuk anak-anak yang memiliki bakat tertentu untuk bisa menampilkan kreatifitasnya,” pungkas Mathius.

 

Festival Muda Khenambai Umbai ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar di dalam iven FDS ke-XI Tahun 20018 yang dipusatkan di Lapangan Theys H. Eluay dan menampilkan perlombaan tari kreasi, stand up comdey, fashion show serta lomba menggambar yang akan berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 19 hingga 21 Juni 2018. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here