Festival Danau Sentani XI 2018  :  Satu Hati, Satu Jiwa untuk Indonesia

0
559
Penyelenggaraan Festival Danau Sentani (FDS) Tahun 2018 resmi dibuka oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, dengan cara menabuh Kerambut. Didampingi oleh sejumlah pejabat seperti Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayapura Mosez Kallem, S.H., Ketua Percepatan Pelaksanaan FDS 2018 Septinus Rumaseb, Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano, Bupati Keerom Muh. Markum, Bupati Mamberamo Raya Dorinus Dasinapa dan Bupati Sarmi E. Fonataba serta perwakilan TNI/Polri yang menabuh alat musik Tifa bersamaan sebagai tanda dimulainya FDS 2018, Selasa (19/6/2018) pagi lalu. (Irfan / HPP)
Pada acara pembukaan Selasa (19/6/2018), Bupati Mathius dalam sambutannya mengatakan, iven Festival Danau Sentani (FDS) terus berlangsung secara terus-menerus tiap tahun tanpa henti hingga kali ini di penyelenggaraan festival ke-XI tahun 2018. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA)  – Penyelenggaraan Festival Danau Sentani (FDS) Tahun 2018 resmi dibuka oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, dengan cara menabuh Kerambut.

Didampingi oleh sejumlah pejabat seperti Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayapura Mosez Kallem, S.H., Ketua Percepatan Pelaksanaan FDS 2018 Septinus Rumaseb, Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano, Bupati Keerom Muh. Markum, Bupati Mamberamo Raya Dorinus Dasinapa dan Bupati Sarmi E. Fonataba serta perwakilan TNI/Polri yang menabuh alat musik Tifa bersamaan sebagai tanda dimulainya FDS 2018, Selasa (19/6/2018) pagi lalu.

 

FDS 2018 kali ini merupakan penyelenggaraan tahun ke-XI yang diselenggarakan agak sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena iven FDS 2018 ini dikelola langsung oleh pihak ketiga atau swasta.

 

Festival ini berlangsung sejak tanggal 19 sampai 23 Juni 2018, di Kawasan Wisata Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Acara yang merupakan agenda tahunan di Kabupaten Jayapura ini mengambil tema Khenambai Umbai, Satu Hati, Satu Jiwa untuk Indonesia.

 

Pada acara pembukaan Selasa (19/6/2018), Bupati Mathius dalam sambutannya mengatakan, iven Festival Danau Sentani (FDS) terus berlangsung secara terus-menerus tiap tahun tanpa henti hingga kali ini di penyelenggaraan festival ke-XI tahun 2018.

 

Tanggal nya juga tidak berubah, bahwa tanggal yang telah ditetapkan dari awal yakni tanggl 19-23 Juni 2018. Awalnya memang kami sedikit mengalami kesulitan dengan panitia untuk menentukan tanggal pelaksanaannya karena sekarang ini bertepatan dengan waktu libur, sehingga banyak perdebatan bahwa kita harus tunda karena pasti tidak semeriah yang kita harapkan, katanya.

Tetapi apapun waktunya, tanggal pelaksanaannya tidak boleh berubah dan kita konsisten dengan tanggal yang telah ditetapkan, sambung Mathius Awoitauw.

 

Lanjut Bupati Mathius juga mengatakan, bahwa pelaksanaan FDS tahun 2018 ini mulai dikelola oleh pihak ketiga atau swasta. Karena 10 tahun lalu, iven FDS berjalan bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

“Hal ini diharapkan dapat berjalan dengan baik meski iven FDS tahun ini telah dikelola oleh pihak ketiga atau swasta. Perubahan pengelolaan FDS dari pemerintah kepada pihak swasta ini memang masih ada sejumlah hal yang perlu kita benahi. Namun demikian, iven FDS tetap berlangsung seperti biasa untuk kita semua,” katanya.

 

Bupati Mathius menuturkan, bahwa pihaknya kini sedang mempersiapkan semua destinasi (tempat tujuan) wisata yang ada di daerah dengan sebutan Khenambai Umbai ini untuk dijadikan tempat wisata. Apalagi iven FDS ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejumlah rangkaian kegiatan promosi daerah.

 

Selain itu, Bupati Mathius menyampaikan, ada target yang diberikan pemerintah pusat untuk Kabupaten Jayapura. “Sebab itu, target yang diberikan tersebut harus didukung dengan baik.

Oleh karena itu, target dari pemerintah pusat melalui Presiden Jokowi itu adalah tugas kita bersama. Bukan hanya iven FDS saja yang kita laksanakan, tetapi ada sejumlah kegiatan budaya yang rutin dilaksanakan kedepannya,” ungkap Mathius.

 

Untuk itu, Bupati Mathius meminta,  kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Jayapura untuk membuka diri bagi siapa saja yang akan berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di daerah ini.

Kami berharap adanya dukungan dari masyarakat lokal untuk menjaga keamanan, kebersihan dan juga prilaku. Jika wisatawan merasa aman, kemudian di layani dengan ramah lalu diberikan tempat tinggal yang bersih dengan lingkungan yang sehat, maka sudah pasti wisatawan itu akan datang lagi dan bahkan mengajak lebih banyak orang datang ke daerah ini, terangnya.

 

Dengan demikian, Mathius berharap Kabupaten Jayapura dapat menterjemahkan kebijakan pariwisata nasional ini menjadi sebuah peluang besar seperti kebijkan yang telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi, untuk menjadikan industri pariwisata sebagai sumber pendapatan terbesar negara di masa yang akan datang.

 

“Saya berharap dari waktu ke waktu cara pandang masyarakat bisa berubah dan menunjukkan suatu kemajuan bagi pariwisata di daerah ini,” harapnya.

 

Sementara itu, Ketua Percepatan Pelaksanaan FDS 2018, Septinus Rumaseb menyampaikan, pelaksanaan FDS ke-XI tahun 2018 ini berlangsung selama lima hari mulai sejak tanggal 19 sampai 23 Juni 2018 di dua lokasi berbeda, yakni di Kawasan Wisata Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur dan di pusat Kota Sentani tepatnya di Lapangan Theys Eluay.

 

Di kawasan Pantai Khalkote sebagai pusat kegiatan dan pameran budaya, kerajinan tangan mama-mama Papua serta kuliner khas daerah. Sedangkan di lapangan Theys Eluay sebagai pusat festival muda Khenambai Umbai, ada panggung untuk menampilkan sejumlah kreatifitas seni anak muda melalui lomba Yospan, modern dance, stand up comedy serta hiburan lainnya yang diisi oleh Trio Papua. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here