Presiden Jokowi : Indonesia Sambut Baik KTT Amerika  – Korea Utara

0
86
This picture taken on September 3, 2017 and released by North Korea's official Korean Central News Agency (KCNA) on September 4, 2017 shows North Korean leader Kim Jong-Un attending a meeting with a committee of the Workers' Party of Korea about the test of a hydrogen bomb, at an unknown location. North Korea said it detonated a hydrogen bomb designed for a long-range missile on September 3 and called its sixth and most powerful nuclear test a "perfect success", sparking world condemnation and promises of tougher US sanctions. / AFP PHOTO / KCNA VIA KNS / STR / South Korea OUT / REPUBLIC OF KOREA OUT ---EDITORS NOTE--- RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO/KCNA VIA KNS" - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS THIS PICTURE WAS MADE AVAILABLE BY A THIRD PARTY. AFP CAN NOT INDEPENDENTLY VERIFY THE AUTHENTICITY, LOCATION, DATE AND CONTENT OF THIS IMAGE. THIS PHOTO IS DISTRIBUTED EXACTLY AS RECEIVED BY AFP. / (Photo credit should read STR/AFP/Getty Images) THE TONIGHT SHOW STARRING JIMMY FALLON -- Episode 0327 -- Pictured: Donald Trump on September 11, 2015 -- (Photo by: Douglas Gorenstein/NBC/NBCU Photo Bank via Getty Images)
Presiden Joko Widodo, saat memberikan pernyataannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 12 Juni 2018. (Biro Pers Setpres)

JAKARTA (LINTAS PAPUA)  – Indonesia sebagai negara yang baru saja terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB menyambut baik pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden Republik Rakyat Demokratik Korea Kim Jong-un. Pertemuan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perdamaian dunia.

 

Hal ini Sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, melalui release press, yang diterima lintaspapua.com.

 

 

“Indonesia menyambut baik dan mendukung berlangsungnya KTT Amerika Serikat dan Korea Utara pada hari ini di Singapura. Kita berharap hasil KTT ini dapat memberikan kontribusi bagi perdamaian baik di kawasan semenanjung Korea, di kawasan kita, maupun bagi perdamaian dunia,” ujar Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 12 Juni 2018.

 

Hari ini dapat dikatakan sebagai hari bersejarah di mana kedua pemimpin duduk bersama dan memulai apa yang banyak pihak disebut sebagai jalan untuk memulai perdamaian. Keduanya juga dikabarkan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama.

 

Sebelumnya, Indonesia juga aktif mendorong perdamaian antara Republik Rakyat Demokratik Korea dengan Republik Korea. Dukungan perdamaian bagi kedua negara itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo saat menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Korea untuk Republik Indonesia, Kim Chang-beom, dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Rakyat Demokratik Korea untuk Republik Indonesia, An Kwang Il pada 30 April 2018. (Eveerth Joumilena)